Dari 250+ jenis hijauan tropis yang tumbuh di Indonesia, cuma 3-4 yang ekonomis untuk penggemukan domba dengan ADG target 150-250 gram per hari. Sisanya bisa dimakan domba, tapi kandungan protein atau palatabilitasnya tidak mendukung penggemukan cepat. Artikel ini mecahin 4 hijauan andalan plus 2 bahan tambahan yang sering dilupakan.
Kebutuhan Nutrisi Domba Penggemukan
Domba penggemukan butuh TDN 60-65 persen dan protein kasar 14-16 persen – lebih rendah dari sapi potong. Kesalahan umum: kasih pakan sapi ke domba. Domba justru bisa gemuk terlalu cepat dan kena acidosis (asam lambung) yang berakibat fatal.
Rasio kalsium dan fosfor (Ca:P) juga penting: 2:1 untuk mencegah batu kemih, terutama domba jantan yang uretranya sempit. Hijauan seperti lamtoro dan daun singkong tinggi kalsium, sementara jagung dan dedak tinggi fosfor. Jangan kasih jagung saja tanpa imbangi hijauan berkalsium.
Hijauan Murah yang Tersedia di Sekitar Kandang
Keuntungan domba: bisa hidup dari hijauan saja – tapi tumbuh lambat. Hijauan domba murah yang tersedia sepanjang tahun: rumput gajah, lamtoro, daun singkong, dan batang pisang. Lamtoro protein tinggi (20-25%) tapi maksimal 30 persen dari ransum karena mengandung mimosin.
Konsentrat Tambahan untuk Percepatan Bobot
Konsentrat tambahan diperlukan untuk menambah energi dan protein dari hijauan. Resep sederhana: 40% dedak padi, 30% jagung giling, 20% bungkil kelapa, 10% tepung ikan (opsional). Biaya produksi Rp 4.000-5.000 per kg versus konsentrat komersial yang harganya Rp 6.000-8.000 per kg.
Untuk domba 30 kg, konsentrat 300-600 gram per hari sudah cukup. Jangan lebih dari 2% dari bobot badan – kalau berlebih, domba bisa kena acidosis. Tanda: lesu, tidak makan, perut kembung.
Formula Ransum: 60% Hijauan + 40% Konsentrat
Formula ideal: 60% hijauan + 40% konsentrat (dari bahan kering). Dengan formula ini, target ADG (Average Daily Gain) 150-250 g/hari bisa dicapai dalam 4-6 bulan. Domba Garut bisa capai 35-40 kg dalam 5 bulan, sementara Dorper bisa tembus 40-45 kg.
| Komposisi | Bahan | Proporsi |
|---|---|---|
| Hijauan (60%) | Rumput gajah + lamtoro + daun singkong | 60% |
| Konsentrat (40%) | Dedak + jagung + bungkil kopra | 40% |







