Cara Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Besar

Cara Budidaya Ikan Patin agar Cepat Besar dan Panen

Ikan patin merupakan jenis ikan air tawar yang memiliki peluang sangat besar untuk dijadikan skala ekspor. Sebagai peternak, Anda perlu memperhatikan cara budidaya ikan patin agar cepat besar dan memberikan hasil panen yang bagus.

Dari segi permintaan pasar untuk ikan patin ini terbilang sangat besar terlebih dengan kualitasnya yang bagus mampu menaikkan penjualan. Hal inilah yang membuat budidaya ikan patin perlu dikembangkan dengan baik.

Cara Budidaya Ikan Patin agar Cepat Besar

Budidaya ikan patin dapat dilakukan di mana saja seperti halnya kolam, empang, ataupun kolam terpal. Berikut inilah beberapa cara memelihara ikan patin supaya cepat besar dan menghasilkan panen yang bagus bagi peternak:

1. Syarat Lokasi Ikan Patin

Dalam menjalankan budidaya ikan patin harus memperhatikan lokasi dengan beberapa syarat utama sebagai berikut:

  • Memastikan bahwa lokasi untuk budidaya ikan patin harus berada di area yang tidak tercemar oleh limbah dan bahan kimia lainnya
  • Telah mendapatkan ijin dari pihak desa ataupun instansi setempat
  • Sumber air tidak berada berdekatan dengan lahan pertanian milik warga seperti halnya kubis, padi dan lain sebagainya yang menggunakan banyak pestisida karena dapat mempengaruhi kualitas air kolam
  • Lokasi aman dari adanya gangguan binatang ataupun manusia
  • Lokasi mudah dilewati untuk melakukan pemeliharaan
  • Tidak berada di lokasi yang rawan banjir
  • Jauh dari kebisingan

2. Kualitas Air untuk Ikan Patin

Dalam melakukan budidaya ikan patin agar cepat besar, peternak harus menjaga kualitas air yang digunakan karena ikan patin sangat membutuhkan kualitas air yang baik agar bisa tumbuh dengan sehat.

Maka dari itu peternak harus mengukur kadar kualitas air sesuai pada indikator berikut ini:

  • Suhunya 27 sampai 32 derajat celcius
  • pH air 6.5 sampai 8.5
  • Oksigen berlarut harus dengan nilai lebih besar dari 3
  • Kandungan Amoniak harus kurang dari 0.01
  • Kandungan Nitrit harus kurang dari 1
  • Kecerahan pada air harus terlihat lebih dari 25 cm
  • Apabila pH airnya kurang dari panduan yang ada di atas maka bisa dengan memberinya tambahan kapur pertanian ataupun dolomit. Berikut untuk takara yang tepat:
    1. Apabila pH kurang dari 5,5 maka tambahkan dolomit 0.2 kg/m persegi
    2. Apabila pH 5.5 sampai 6.5 maka tambahkan dolomit 0.15 kg/m persegi
    3. Apabila pH 6.5 maka tambahkan dolomit 0.1 kg/m persegi

3. Mempersiapkan Terpal untuk Budidaya Ikan Patin

Cara budidaya ikan patin agar cepat besar dan berkualitas baik tentunya tergantung juga dari kondisi kolam yang telah disediakan. Maka dari itu penting bagi peternak untuk mempersiapkannya dengan baik.

Cara mempersiapkan kolam terpal ikan patin yang benar:

  • Mempersiapkan kolam terpal berkualitas baik tidak ada bagian bocor yang bocor dan jika kolamnya berbetuk bundar maka buatlah dengan ukuran 2 meter
  • Kemudian membuat kolam yang sesuai dan mempersiapkan air untuk budidaya ikan patin dengan beberapa langkah sebagai berikut:
    1. Mengisi kolam dengan air sampai batas 75 hingga 80 persen dari isi kolam tersebut
    2. Menebarkan GDM SaMe Granule Bio Organic yang mempunyai dosis sampai 50 gram per meter persegi ke dalam kolam terpal
    3. Menyiapkan 1 liter air bersih pada wadah dan tuangkan 12 gram GDM Black BOS. Kemudian aduk sampai larut
    4. Tuangkan larutan tersebut pada kolam secara merata
    5. Kemudian perlakuan dengan menggunakan GDM SaMe Granule Bio Organic serta GDM Black BOS. Lalu diamkan air kolam tersebut untuk beberapa hari sekitar 7 hari sebelum ditebar benihnya.
Cara Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Besar
Cara Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Besar

4. Menyediakan Bibit Ikan Patin

Supaya ikan patin cepat besar, Anda harus memilih bibit unggul yang bagus untuk dibudidaya. Berikut cara memilih bibit ikan patin yang tepat untuk dibudidaya dan memiliki kualitas bagus.

Cara memilih bibit ikan patin yang bagus:

  • Memilih bibit ikan patin yang ukurannya seragam serta tidak terlihat ada cacat di bagian tubuhnya
  • Gerakannya sangat lincah apabila di letakkan di dalam bak dengan air berputar, bibit ikan tersebut akan berusaha melawan arus
  • Warna dari tubuh bibit ikan patin cukup cerah
  • Bibit terlihat responsif ketika diberikan makanan
  • Panjang dari tubuh ikan patin dengan ukuran sekitar 2 sampai 4 inci

5. Cara Menebarkan Bibit Ikan Patin

Tahap awal dalam budidaya ikan patin adalah penebaran bibit ikan. Peternak dapat melakukan penebaran benih ikan saat kolam terpal tersebut sudah siap digunakan.

Cara menebarkan bibit yang benar agar ikan patin tumbuh dengan sehat:

  • Melakukan penebaran bibit ikan patin ketika pagi hari ataupun sore hari. Hal ini bertujuan agar bibit yang telah disebarkan pada kolam baru tidak mengalami stres karena suhu panas dari kolam
  • Lakukan aklimatisasi terlebih dahulu pada bibit ikan patin yang akan mulai disebar. Caranya dengan meletakkan plastik kemasan bibit ikan patin pada permukaan kolam
  • Jika suhunya sudah sama dari kantong dan kolam maka sobek plastik agar bibitnya keluar semua

6. Pemberian Makanan Ikan Patin Yang Tepat Supaya Cepat Besar

Pemberian makanan untuk ikan patin harus disesuaikan dengan umur serta ukuran ikan.

Cara memberi pakan ikan patin yang benar:

  • Ketika bibit ikan patin dengan ukuran 2 inci maka berikan pakan pabrikan pelet dengan frekuensinya 2 kali dalam sehari yakni pada pukul 9 pagi dan juga 5 sore
  • Ketika ikan patin sudah menginjak usia 3 bulan maka berikan makanan dengan kadar protein 28 persen sebanyak 2 kali dalam sehari
  • Saat ikan telah menginjak usia lebih dari 3 bulan maka berikan makanan dengan kadar protein 21 sampai 24 persen sebanyak 2 sampai 3 kali sehari.
Cara Memelihara Ikan Patin Supaya Cepat Besar
Cara Memelihara Ikan Patin Supaya Cepat Besar

Lihat: Makanan Alami Ikan Patin

7. Pemberian Probiotik Ikan Patin

Probiotik yang diberikan untuk ikan patin mempunyai kegunaan dalam mendukung pertumbuhan ikan patin agar cepat besar dan mengalami perkembangan secara maksimal. Maka dari itu peternak ikan patin harus memilih probiotik dari bahan organik yang mempunyai kandungan bakteri baik guna menjaga kualitas air dan juga masa perawatan.

Suplemen Organik Cair GDM untuk Spesialis Perikanan dengan kandungan bakteri baik adalah:

  • Pseudomanonas alcaligenes
  • Micrococcus roseus
  • Bacillus pumillus
  • Bacillus brevis
  • Cara Budidaya Ikan Patin agar Cepat Besar

    Budidaya ikan patin dapat dilakukan di mana saja seperti halnya kolam, empang, ataupun kolam terpal padat tebar ikan patin. Berikut inilah beberapa cara memelihara ikan patin supaya cepat besar dan menghasilkan panen yang bagus bagi peternak:

    1. Syarat Lokasi Ikan Patin

    Dalam menjalankan budidaya ikan patin harus memperhatikan lokasi dengan beberapa syarat utama sebagai berikut:

    • Memastikan bahwa lokasi untuk budidaya ikan patin harus berada di area yang tidak tercemar oleh limbah dan bahan kimia lainnya
    • Telah mendapatkan ijin dari pihak desa ataupun instansi setempat
    • Sumber air tidak berada berdekatan dengan lahan pertanian milik warga seperti halnya kubis, padi dan lain sebagainya yang menggunakan banyak pestisida karena dapat mempengaruhi kualitas air kolam
    • Lokasi aman dari adanya gangguan binatang ataupun manusia
    • Lokasi mudah dilewati untuk melakukan pemeliharaan
    • Tidak berada di lokasi yang rawan banjir
    • Jauh dari kebisingan

    2. Kualitas Air untuk Ikan Patin

    Dalam melakukan budidaya ikan patin agar cepat besar, peternak harus menjaga kualitas air yang digunakan karena ikan patin sangat membutuhkan kualitas air yang baik agar bisa tumbuh dengan sehat.

    Maka dari itu peternak harus mengukur kadar kualitas air sesuai pada indikator berikut ini:

    • Suhunya 27 sampai 32 derajat celcius
    • pH air 6.5 sampai 8.5
    • Oksigen berlarut harus dengan nilai lebih besar dari 3
    • Kandungan Amoniak harus kurang dari 0.01
    • Kandungan Nitrit harus kurang dari 1
    • Kecerahan pada air harus terlihat lebih dari 25 cm
    • Apabila pH airnya kurang dari panduan yang ada di atas maka bisa dengan memberinya tambahan kapur pertanian ataupun dolomit. Berikut untuk takara yang tepat:
      1. Apabila pH kurang dari 5,5 maka tambahkan dolomit 0.2 kg/m persegi
      2. Apabila pH 5.5 sampai 6.5 maka tambahkan dolomit 0.15 kg/m persegi
      3. Apabila pH 6.5 maka tambahkan dolomit 0.1 kg/m persegi

    3. Mempersiapkan Terpal untuk Budidaya Ikan Patin

    Cara budidaya ikan patin agar cepat besar dan berkualitas baik tentunya tergantung juga dari kondisi kolam yang telah disediakan. Maka dari itu penting bagi peternak untuk mempersiapkannya dengan baik.

    Cara mempersiapkan kolam terpal ikan patin yang benar:

    • Mempersiapkan kolam terpal berkualitas baik tidak ada bagian bocor yang bocor dan jika kolamnya berbetuk bundar maka buatlah dengan ukuran 2 meter
    • Kemudian membuat kolam yang sesuai dan mempersiapkan air untuk budidaya ikan patin dengan beberapa langkah sebagai berikut:
      1. Mengisi kolam dengan air sampai batas 75 hingga 80 persen dari isi kolam tersebut
      2. Menebarkan GDM SaMe Granule Bio Organic yang mempunyai dosis sampai 50 gram per meter persegi ke dalam kolam terpal
      3. Menyiapkan 1 liter air bersih pada wadah dan tuangkan 12 gram GDM Black BOS. Kemudian aduk sampai larut
      4. Tuangkan larutan tersebut pada kolam secara merata
      5. Kemudian perlakuan dengan menggunakan GDM SaMe Granule Bio Organic serta GDM Black BOS. Lalu diamkan air kolam tersebut untuk beberapa hari sekitar 7 hari sebelum ditebar benihnya.
    Cara Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Besar
    Cara Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Besar

    4. Menyediakan Bibit Ikan Patin

    Supaya ikan patin cepat besar, Anda harus memilih bibit unggul yang bagus untuk dibudidaya. Berikut cara memilih bibit ikan patin yang tepat untuk dibudidaya dan memiliki kualitas bagus.

    Cara memilih bibit ikan patin yang bagus:

    • Memilih bibit ikan patin yang ukurannya seragam serta tidak terlihat ada cacat di bagian tubuhnya
    • Gerakannya sangat lincah apabila di letakkan di dalam bak dengan air berputar, bibit ikan tersebut akan berusaha melawan arus
    • Warna dari tubuh bibit ikan patin cukup cerah
    • Bibit terlihat responsif ketika diberikan makanan
    • Panjang dari tubuh ikan patin dengan ukuran sekitar 2 sampai 4 inci

    5. Cara Menebarkan Bibit Ikan Patin

    Tahap awal dalam budidaya ikan patin adalah penebaran bibit ikan. Peternak dapat melakukan penebaran benih ikan saat kolam terpal tersebut sudah siap digunakan.

    Cara menebarkan bibit yang benar agar ikan patin tumbuh dengan sehat:

    • Melakukan penebaran bibit ikan patin ketika pagi hari ataupun sore hari. Hal ini bertujuan agar bibit yang telah disebarkan pada kolam baru tidak mengalami stres karena suhu panas dari kolam
    • Lakukan aklimatisasi terlebih dahulu pada bibit ikan patin yang akan mulai disebar. Caranya dengan meletakkan plastik kemasan bibit ikan patin pada permukaan kolam
    • Jika suhunya sudah sama dari kantong dan kolam maka sobek plastik agar bibitnya keluar semua

    6. Pemberian Makanan Ikan Patin Yang Tepat Supaya Cepat Besar

    Pemberian makanan untuk ikan patin harus disesuaikan dengan umur serta ukuran ikan.

    Cara memberi pakan ikan patin yang benar:

    • Ketika bibit ikan patin dengan ukuran 2 inci maka berikan pakan pabrikan pelet dengan frekuensinya 2 kali dalam sehari yakni pada pukul 9 pagi dan juga 5 sore
    • Ketika ikan patin sudah menginjak usia 3 bulan maka berikan makanan dengan kadar protein 28 persen sebanyak 2 kali dalam sehari
    • Saat ikan telah menginjak usia lebih dari 3 bulan maka berikan makanan dengan kadar protein 21 sampai 24 persen sebanyak 2 sampai 3 kali sehari.
    Cara Memelihara Ikan Patin Supaya Cepat Besar
    Cara Memelihara Ikan Patin Supaya Cepat Besar

    Lihat: Makanan Alami Ikan Patin

    7. Pemberian Probiotik Ikan Patin

    Probiotik yang diberikan untuk ikan patin mempunyai kegunaan dalam mendukung pertumbuhan ikan patin agar cepat besar dan mengalami perkembangan secara maksimal. Maka dari itu peternak ikan patin harus memilih probiotik dari bahan organik yang mempunyai kandungan bakteri baik guna menjaga kualitas air dan juga masa perawatan.

    Suplemen Organik Cair GDM untuk Spesialis Perikanan dengan kandungan bakteri baik adalah:

    • Pseudomanonas alcaligenes
    • Micrococcus roseus
    • Bacillus pumillus
    • Bacillus brevis
    • Bacillus mycoides

Keunggulan Budidaya Ikan Patin di Kolam Terpal

Budidaya ikan patin dengan menggunakan kolam terpal lebih menguntungkan dibandingkan pada kolam tanah.

Keunggulan ternak ikan patin menggunakan kolam terpal adalah:

  • Ikan patin dengan budidaya kolam terpal lebih disukai oleh konsumen karena dagingnya tidak mengandung dan berbau lumpur
  • Proses melakukan budidayanya sangat mudah karena dengan cara organik dan bersih
  • Lebih menghemat biaya dan juga lahan yang digunakan
  • Hemat dalam pemberian pakan ikan patin karena tidak terserap tanah

Lihat: Jenis Binatang Makanan Ikan Patin

Demikianlah beberapa uraian mengenai cara budidaya ikan patin agar cepat besar dengan kualitas ikan yang sehat. Ikutilah cara di atas untuk menghasilkan ikan patin yang besar dan hasil panen yang banyak.

Share your love
Pakan Pabrik
Pakan Pabrik

Pakanpabrik.com hadir guna memenuhi kebutuhan informasi seputar pakan ternak [unggas, akuakultur, swine, ruminansia dan petfood].
Dengan segmen yang sangat khusus dan spesifik, pakanpabrik.com menyajikan serba-serbi industri pakan ternak dan hewan kesayangan Anda.

Articles: 499