Bagaimana cara pemberian makanan ikan patin yang tepat baik untuk jenis larva maupun pada ikan patin berukuran dewasa? Simak selengkapnya.
Salah satu faktor terbesar keberhasilan budidaya ikan agar berhasil dan cepat panen yakni dengan memperhatikan kualitas makanan yang hendak diberikan. Alasannya, kandungan gizi dan protein yang dibutuhkan berbeda-beda tergantung ukuran ikan patin ketika masih menjadi benih hingga berukuran dewasa lebih dari 10 cm.
Sebab permintaan ikan patin yang terus melonjak, maka tidak heran kini peternak ikan terus berlomba-lomba menghadirkan kualitas ikan patin yang terbaik agar nilai jual juga meningkat. Maka dari itu selain mengenal jenis makanan yang tepat, juga penting untuk mengetahui cara pemberian makanan ikan patin.
Cara Pemberian Makanan Ikan Patin
Nah agar tidak salah, berikut ketahui cara memberikan pakan ikan patin yang benar.
- Beri pakan sehari 3 sampai 4 kali
Untuk memaksimalkan pertumbuhan serta perkembangan ukuran ikan patin dari larva menuju dewasa, sebaiknya usahakan dalam jangka waktu dua bulan rutin memberi pakan 3 sampai 4 kali dalam sehari. Pasalnya, ikan patin yang masih kecil memang membutuhkan asupan nutrisi hingga dua kali lipat agar cepat besar. Ketika sudah menginjak usia 3 bulan, kini variasi pakan termasuk pelet dapat ditambahkan.
- Mengetahui jumlah kandungan nutrisi dalam pakan
Jangan lupa untuk mengetahui jumlah kandungan nutrisi yang terdapat dalam pakan. Khususnya bagi para larva atau benih ikan patin, kandungan protein yang dibutuhkan cukup tinggi. Biasanya mudah ditemukan pada pakan jenis cacing, artemia, kutu air, hingga udang kecil. Dengan mengetahui hal demikian maka pertumbuhan ikan patin menjadi lebih cepat besar.
- Jam makan ikan patin
Perhatikan waktu pemberian pakan ikan patin yang tepat. Umumnya, jam makan ikan patin dilakukan setiap pagi, siang, sore, hingga malam setiap 3 sampai 4 jam sekali. Ikan dengan budidaya pada tambak atau kolam membutuhkan asupan makanan yang ekstra banyak karena para ikan tidak bisa berburu mangsa seperti kawanan ikan patin liar pada umumnya.
- Tambahan pakan ikan patin
Agar pengeluaran untuk pakan ikan patin tidak boncos, Anda dapat menyiasatinya dengan memberikan tambahan pakan berupa dedak, ampas tahu, hingga sisa limbah makanan lainnya. Selengkapnya akan dibahas berikut ini.

Jenis Makanan Alternatif Ikan Patin
Makanan alternatif merupakan opsi pakan ikan selain pelet dan alami. Selain lebih murah, pakan alternatif ini memiliki berbagai keunggulan seperti mudah didapatkan hingga awet serta mudah disimpan pada suhu ruangan.
Hal ini mengingat bahwa dalam pemberian pakan ikan patin memang cukup merogoh kocek sehingga sebagian peternak mengakalinya dengan opsi pakan alternatif. Oleh sebab itu sangat penting untuk memahami manajemen pakan ikan patin secara bijaksana agar tidak merugi.
Meskipun makanan alternatif dibawah ini cenderung disepelekan, namun Anda tidak perlu ragu dengan kandungan gizi didalamnya karena berbagai bahan alami dari tanaman dan lainnya juga dinilai kaya akan gizi sehingga mudah disukai oleh para ikan patin.
Nah kira-kira apa saja makanan alternatif yang dapat Anda gunakan sebagai pakan ikan patin?
- Dedak halus
Merupakan hasil proses penggilingan padi hingga menjadi butiran yang halus. Biasanya dedak halus diberikan pada ikan patin yang sudah berukuran dewasa karena kandungan protein yang terkandung cukup bagus bagi ikan patin.
- Tepung singkong
Meskipun hanya singkong namun soal kandungan gizi cukup bagi ikan patin. Tepung singkong memiliki kandungan gizi berupa protein, kemak, karbohidrat, serat kasar, serta abu yang cukup.
- Ampas tahu
Kini ampas tahu juga bisa dijadikan sebagai opsi berharga demi keberlangsungan ikan patin karena memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagi ikan patin. Jika Anda memiliki lokasi tempat tinggal dekat dengan perusahaan atau limbah ampas tahu, sebaiknya jangan sia-siakan kesempatan ini.
- Tepung ikan
Selain tepung singkong, Anda juga dapat menggunakan tepung ikan sebagai opsi pakan ikan patin karena kandungan lemak serta sejumlah protein cukup untuk mendukung pertumbuhan ikan patin.
Lihat: Cara Membuat Makanan Ikan Patin
Teknik Pemberian Makanan Ikan Patin
Mungkin sebagian pengguna masih kebingungan dalam memberikan makanan ikan patin. Seringkali rasa kekhawatiran muncul apakah semua ikan dapat menyantap makanannya dengan baik dalam jumlah rata. Sebab budidaya dalam jumlah banyak, kemungkinan peluang beberapa ekor ikan tidak kebagian makanan mungkin dapat saja terjadi.
Lalu bagaimana teknik atau pemberian makanan ikan patin yang tepat dan mudah dilakukan? Simak dibawah ini;
- Takaran harus sesuai
Jika Anda menggunakan pelet sebagai pakan ikan patin, sebaiknya berikan dosis pakan per 12500 ekor tebaran adalah 50 kg per bulannya. Bulan kedua atau selanjutnya, lipatkan hingga 150 kg, lalu bulan ketiga naik menjadi 300 kg. Jangan lupa untuk menambahkan pakan alternatif untuk para ikan patin.
- Menentukan lokasi atau spot pemberian pakan
Untuk melatih daya ingat serta habits (kebiasaan) para ikan, jangan lupa untuk menentukan lokasi pemberian pakan. Sebaiknya tentukan tiga sampai empat titik lokasi spot agar semua ikan dapat menyantap makanan semuanya dengan rata.
- Lebihkan porsi makanan pada malam hari
Umumnya, ikan patin cenderung lebih aktif ketika malam hari. Biasanya para ikan akan menyembul ke permukaan air untuk memangsa serangga yang berada disekitarnya. Agar para ikan tidak kelaparan, sebaiknya khusus pada malam hari lebihkan porsinya untuk menghindari kelaparan hingga dapat memakan sesama kawanannya.
Lihat: Cara Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Besar
Selesai sudah ulasan seputar cara pemberian makanan ikan patin dan berbagai informasi menarik lainnya. Semoga bermanfaat.






