Cara Budidaya Udang Vaname Sistem Bioflok

Cara Budidaya Udang Vaname Sistem Bioflok [Panduan Mudah]

Budidaya udang Vaname sistem bioflok merupakan sistem budidaya yang lebih ekonomis. Dengan menggunakan metode akuakultur yang sangat mudah dan biaya yang relatif lebih murah karena dapat menekan biaya penggunaan pakan udang dengan efisiensi pakan hingga 30%.

Teknologi bioflok termasuk teknik baru dalam budidaya udang Vaname yang makin banyak diminati dibandingkan ternak udang dengan cara tradisional.

Selain itu, aplikasi teknologi bioflok pada budidaya udang Vaname akan menghasilkan udang Vaname yang berkualitas sangat baik dan bisa mengatasi masalah kegagalan hasil panen yang diakibatkan terserang penyakit saat pembesaran udang.

Lalu, bagaimana cara menggunakan sistem bioflok pada udang vaname? Berikut ulasannya.

Cara Budidaya Udang Vaname Sistem Bioflok
Cara Budidaya Udang Vaname Sistem Bioflok | dok: kkp.go.id

Cara Budidaya Udang Vaname Sistem Bioflok

Teknis budidaya udang Vaname sistem bioflok adalah memanfaatkan bantuan mikroorganisme yang berfungsi:

  • Menjadi pakan alami dan pakan tambahan bagi udang Vaname.
  • Menjaga kualitas dan kebersihan air sehingga udang terhindar dari penyakit.
  • Mengubah limbah (kotoran dan sisa pakan), kembali menjadi makanan bagi udang.

Teknologi bioflok udang adalah solusi yang tepat bagi peternak udang vaname untuk mengurangi biaya operasional dalam pemberian pakan.

Bioflok udang juga ramah bagi lingkungan karena limbah nitrogen dan amoniak yang berupa kotoran dan sisa pakan, akan dirubah kembali menjadi makanan udang.

Cara Budidaya Udang Vaname Sistem Bioflok:

1. Persiapan tambak udang bioflok

Mempersiapkan kolam atau tambak adalah langkah pertama. Ada beberapa kriteria untuk kolam yang akan Anda gunakan:

  1. Sesuaikan ukuran tambak dengan jumlah udang vaname yang akan dibudidayakan.
  2. Pastikan kolam dapat menampung air dengan baik dan tidak bocor.
  3. Jika ingin lebih mudah, maka bisa membuat kolam dengan dilapisi plastik HDPE atau bisa menggunakan kolam semen.
  4. Jika memakai tambak tanah, maka pilih tanah yang keras dan tidak mudah longsor.
  5. Tanah tidak mudah terkikis karena adanya arus air yang bisa mengganggu sehingga pertumbuhan flok menjadi tidak maksimal.
  6. Kolam tambak memiliki kedalaman yang cukup, agar bisa menambah jumlah udang. Minimal kedalaman kolam bioflok udang adalah 1,2 meter – 3 meter.
  7. Gunakan aerator, blower atau kincir air di tambak untuk menjaga dan memenuhi kebutuhan oksigen bagi udang Vaname.

Tambak atau kolam adalah salah satu faktor utama keberhasilan dalam menggunakan sistem bioflok udang. Maka perhatikan dengan baik saat Anda mempersiapkan kolam bioflok.

2. Memilih jenis bakteri probiotik

Memilih bakteri probiotik yang tepat termasuk elemen utama agar berhasil dalam sistem bioflok udang Vaname.

Cara memperoleh probiotik sangat mudah, Anda dapat membeli inokulan yang banyak beredar di pasaran.

Tipe bakteri probiotik pilihan para peternak udang Vaname adalah Bacillus Subtilis. Bakteri tersebut termasuk bakteri yang bisa menguraikan unsur nitrogen dengan baik dan menjaga kualitas air.

Bakteri Bacillus Subtilis sangat mudah didapatkan, karena sebagian besar produk probiotik diproduksi menggunakan bakteri ini.

Ada juga rekomendasi bakteri lainnya, seperti Bacillus Cereu yang bisa membentuk floc bakteri, sekaligus mengendalikan pertumbuhan dari green algae.

Selain menyiapkan bakteri penghasil floc, Anda juga harus menyiapkan bakteri isolate denitrifikasi. yang berfungsi untuk mengurangi kandungan senyawa nitrogen anorganik di kolam.

3. Membuat starter atau booster bioflok

Langkah selanjutnya adalah membuat starter atau biang untuk kolam budidaya udang sistem bioflok. Pada dasarnya pembuatan starter tersebut adalah seperti Anda membuat fermentasi.

Jenis fermentasi yang dilakukan untuk kolam bioflok udang bertujuan untuk memperbanyak jumlah bakteri. Bakteri yang dihasilkan juga berfungsi untuk menjaga kualitas Biopolymer (PHA), yang nanti akan membantu proses untuk menekan patogen negatif.

Berikut bahan yang harus dipersiapkan dan cara pembuatan bioflok:

  1. Siapkan kaporit, bak plastik, tabung erlenmeyer, bak fiber, dan petri dish.
  2. Sterilkan semua alat tersebut. Anda bisa menggunakan deterjen untuk proses sterilisasi.
  3. Sebagai tempat pembuatan starter, maka pakailah ruangan yang steril agar tidak terkontaminasi. Hindari ruangan tempat orang lalu Lalang.
  4. Adapun bahan yang diperlukan adalah dedak, bekatul, tepung beras, molase, dan tepung terigu.
  5. Jangan lupa pembuatannya membutuhkan sumber nitrogen seperti tepung ikan, tepung kedelai, kaldu, dan urea.
  6. Siapkan vitamin B komplek dan garam non yodium.
  7. Adapun takarannya adalah dedak halus 3 kg, 2 liter molase, ½ kg garam non yodium, 1 kg tepung ikan, 2 liter inokulan, 10 butir vitamin B komplek, dan air 100 liter.
  8. Sterilkan air dengan memakai 50 ppm kaporit dan biarkan semalaman.
  9. Cek kadar residu klorin, jika sudah siap maka rebus 15 liter air.
  10. Jika sudah mendidih, tuang dedak halus dan tepung ikan.
  11. Aduk selama 30 menit sampai tercampur rata. Selanjutnya masukkan molase dan garam, lalu angkat.
  12. Tuang pada wadah fiber dengan kapasitas 120 liter.
  13. Cek suhunya. Jika sudah dibawah 40 derajat, masukkan inokulan serta vitamin B komplek, aduk sampai rata.
  14. Tutup dengan kain warna hitam dan diamkan selama 2 sampai 3 hari.
  15. Usahakan untuk menjaga PH supaya tetap di atas 6, jika turun maka Anda bisa menambahkan kapur.

4. Penebaran benih udang Vaname

Setelah kolam bioflok siap, Anda dapat mulai menaburkan benih atau benur udang.

Tips: dalam memilih benur udang, usahakan mendapat benih udang dalam ukuran yang sama agar udang dapat tumbuh dengan ukuran yang rata dan menghindari kanibalisme.

5. Pemberian pakan udang

Pada saat floc belum terbentuk, Anda dapat melakukan pemberian pakan udang dengan normal yaitu 2x sehari di pagi dan sore hari.

Jika floc sudah terbentuk, Anda dapat mengurangi pemberian pakan karena floc akan menjadi makanan tambahan bagi udang Vaname.

Sistem bioflok pada budidaya udang Vaname dapat meningkatkan efisiensi pakan udang hingga 30%.

Lihat: Cara Mempercepat Pertumbuhan Udang Vaname

Budidaya Udang Vaname dengan Sistem Bioflok

Budidaya udang Litopenaeus Vannamei atau Vaname adalah pilihan bagi peternak udang.

Dengan menggunakan cara budidaya udang Vaname sistem bioflok, Anda bisa mendapatkan peningkatan produksi: menghasilkan udang Vanamei dengan kualitas yang lebih baik, rasa daging yang lebih gurih, lebih tahan penyakit serta dapat menghemat biaya produksi udang.

Share your love
Pakan Pabrik
Pakan Pabrik

Pakanpabrik.com hadir guna memenuhi kebutuhan informasi seputar pakan ternak [unggas, akuakultur, swine, ruminansia dan petfood].
Dengan segmen yang sangat khusus dan spesifik, pakanpabrik.com menyajikan serba-serbi industri pakan ternak dan hewan kesayangan Anda.

Articles: 534