Cara Budidaya Udang di Ember

Cara Budidaya Udang di Ember [Panduan Pemula]

Anda memiliki lahan sangat terbatas tetapi tertarik untuk beternak udang? Pelajari cara budidaya udang di ember yang mudah dan menguntungkan dengan memanfaatkan tempat yang efesien.

Udang adalah jenis hewan yang bisa dibudidayakan dengan banyak cara. Anda bisa melakukan budidaya udang di rumah, di sawah, menggunakan kolam terpal, di tambak dan bahkan di ember.

Anda dapat menyesuaikan ternak udang dengan lokasi yang Anda miliki. Dan juga Anda dapat memilih bermacam jenis udang yang dapat Anda ternak.

Budidaya udang Vaname adalah pilihan favorit para peternak, akan tetapi Anda dapat memilih budidaya udang air tawar lainnya, seperti: udang muara, udang galah, udang beras, udang ragang, udang palemon merah dan bening dan udang lar.

Bagi Anda yang memiliki lahan yang sangat terbatas, budidaya udang di ember dapat menjadi pilihan yang tepat!

Cara Budidaya Udang di Ember
Cara Budidaya Udang di Ember: Panduan Untuk Pemula | foto: KKP

Cara Budidaya Udang di Ember

Anda dapat melakukan budidaya udang dengan menggunakan ember atau drum.

Keuntungan budidaya udang di ember adalah:

  • Hemat dalam penggunaaan lahan.
  • Peralatan dan media yang digunakan mudah didapat dan praktis yaitu berupa ember atau drum.
  • Pemeliharaan udang di ember akan lebih mudah karena Anda dapat mengontrol perkembangan udang dengan lebih teliti sehingga tingkat kematian udang dapat Anda minimalisir.

Lihat: Cara Budidaya Udang Air tawar

Cara budidaya udang di ember:

  1. Persiapkan wadah untuk ternak udang berupa ember besar atau drum plastik. Buat saluran pembuangan di bagaian bawah ember sekitar 5 cm untuk mempermudah Anda menguras air dan saat panen nanti.
  2. Isi air di ember dengan air sungai, air sumur atau air PDAM. Pastikan air tersebut bebas dari hama dan pH air di ember berada di pH 6 – 7 dan di suhu air 28°C – 30°C.
  3. Pilih benur udang yang sehat dengan ciri-ciri: kondisi fisik yang sempurna, bergerak dengan lincah dan responsif, ukuran udang yang sama (agar dapat tumbuh sama besar dan menghindari kanibal antar udang).
  4. Tebar benih udang ke dalam ember dengan perlahan. Masukkan kantong berisi bibit udang ke dalam ember, lalu buka penutup kantong dan biarkan benur udang keluar sendiri dari plastik.
  5. Beri makan udang dalam ember dengan teratur sebanyak 2-3 kali /hari. Anda bisa atur jumlah pemberian pakan udang 40% di pagi hari dan 60% di sore hari. Lebih mudah jika Anda memberi pakan pabrik yang berupa pelet (dapat Anda beli di toko ternak ikan) karena sudah mengandung vitamin dan gizi lengkap yang dibutuhkan untuk pertumbuhan udang.
  6. Kontrol air di ember agar tetap bersih. Jika sudah terlalu keruh, Anda dapat menguras sebagian air yang kotor dan menambahkan air bersih. Buang air melalui saluran pembuangan yang berada di bawah ember.
  7. Udang akan tumbuh besar dan siap dipanen sekitar umur 70 hari – 90 hari. Anda dapat melakukan panen dengan menguras air hingga sedikit lalu mengambil udang dengan menggunakan jaring.

Tips ternak udang di ember:

  • Anda dapat memberikan pakan tambahan untuk udang dengan menambahkan ganggang dan tumbuhan air dalam ember.
  • Jika ember atau drum Anda lumayan besar, tambahkan aerator untuk memperbaiki sirkulasi oksigen dalam air. Kadar oksigen yang tinggi dalam air akan sangat baik bagi kesehatan dan mempengaruhi percepatan pertumbuhan udang.

Cara Ternak Udang di Ember

Ternak udang menggunakan ember atau drum plastik sangatlah menguntungkan karena menghemat ruang dan lebih ekonomis dalam pemeliharaan.

Anda dapat mencoba langkah-langkah cara budidaya udang di ember dan sukses panen udang yang bagus dan banyak!

Share your love
Pakan Pabrik
Pakan Pabrik

Pakanpabrik.com hadir guna memenuhi kebutuhan informasi seputar pakan ternak [unggas, akuakultur, swine, ruminansia dan petfood].
Dengan segmen yang sangat khusus dan spesifik, pakanpabrik.com menyajikan serba-serbi industri pakan ternak dan hewan kesayangan Anda.

Articles: 534