Di Indonesia sendiri tersedia banyak jenis ikan patin bahkan sampai dibudidaya pada akuarium sebagai ikan hias. Jenis makanan ikan patin hias sebenarnya tidak jauh berbeda dengan ikan patin yang hidup di air tawar ataupun sungai.
Akan tetapi pemilihan makanan untuk ikan patin harus disesuaikan dengan kesukaannya. Selain itu penting untuk mengetahui beberapa jenis makanan yang membuat akuarium dan tempat ikan menjadi keruh.
Kebutuhan Pakan Ikan Patin Hias
Pakan memiliki peranan yang sangat penting bagi kelangsungan pertumbuhan dan perkembangan pada ikan patin. Ada banyak jenis makanan yang dapat diberikan pada ikan patin yakni makanan alami dan makanan buatan dari pabrik.
Jumlah pemberian makanan untuk ikan patin berpengaruh pada kecepatan pertumbuhan sehingga penting dalam memberikan makanan bergizi agar ikan lebih sehat. Perhatikan juga jumlah makanan yang akan diberikan agar cukup untuk ikan patin dan tidak meninggalkan sisa.
Jenis Makanan Ikan Patin Hias
Penggunaan jenis makanan alami bagi ikan patin dapat membantu mata rantai agar tetap seimbang. Selain itu pakan ikan patin juga bisa dengan membuatnya sendiri yang mencampurkan beberapa bahan guna menghemat pengeluaran biaya dari pembelian pakan pabrik.

Berikut beberapa makanan ikan patin yang mampu membantu pertumbuhan:
1. Artemia
Salah satu jenis makanan untuk ikan patin yang asalnya dari laut ini sangat tepat diberikan pada larva ataupun benih ikan dengan ukuran kecil. Artemia biasanya diberikan pada ikan kecil yang usianya masih 7 hari karena mempunyai kandungan protein sangat banyak.
Untuk menemukan jenis makanan ikan patin hias artemia ini sangat mudah, bisa dibeli pada toko makanan ikan dengan bentuk kemasan kaleng dan tersedia berbagai macam merk. Beberapa negara yang membuat makanan ikan patin artemia yakni Belanda, Taiwan, Cina dan Amerika dengan membawa kelebihan kulit cukup keras dan tahan lama dalam keadaan kering.
2. Cacing Sutera
Cacing sutera memiliki nama ilmiah yakni Tubefex sp dengan bentuk tubuh sangat lunak dan lembut jika dipegang. Cacing sutera ukurannya panjang dan banyak yang menyebutnya sebagai cacing rambut.
Pada umumnya ikan patin akan diberikan makanan cacing sutera dalam kondisi masih hidup. Tidak semua ikan patin akan diberikan makanan cacing sutera karena hanya diperuntukkan bagi ikan dengan usia 7 sampai 15 hari saja.
Jenis makanan ikan patin hias ini terbilang ramah lingkungan dan praktis untuk diberikan karena bisa langsung secara masal dan lebih hemat waktu. Cara mendapatkannya sangat mudah di saluran air dangkal yang airnya mengalir jernih dan sedikit berlumpur, namun makanan cacing sutera juga bisa didapatkan dengan membeli di toko.
Lihat: Makanan Alami Ikan Patin
3. Kutu Air
Makanan ikan patin yang lainnya adalah kutu air dengan nama Moina sp atau Daphine sp. Kutu air dapat dijadikan sebagai makanan alternatif bagi larva patin atau ikan patin yang masih kecil.
Ukuran dari kutu air sangat kecil sehingga cocok diberikan pada bibit ikan patin yang sesuai dengan bukaan mulutnya. Pada kondisi tertentu, kutu air sangat mudah ditemukan di alam namun juga bisa dengan melakukan budidaya sendiri.
Jika tersedia di alam bisa langsung mengambilnya dengan cara menggunakan plankton. Akan tetapi, sekarang ini untuk memperoleh kutu air sangat mudah karena sudah tersedia di berbagai macam toko ikan hias ataupun toko akuarium.
4. Pakan Pelet
Pelet merupakan jenis makanan ikan patin hias yang mudah dijumpai pada toko makanan ikan dengan tersedia berbagai macam merk dagang. Ketersediaannya yang cukup banyak memudahkan pemelihara ikan patin untuk mendapatkannya sesuai kebutuhan pada ikan patin itu sendiri.
Pelet mempunyai kandungan nutrisi yang telah terjamin kualitasnya dengan baik karena proses pembuatannya melalui berbagai tahapan, sehingga bukan hal aneh jika harganya cukup mahal di pasaran. Dalam pemberian makanan untuk ikan patin, sesekali berikan pelet meskipun tidak terlalu sering guna membantu pemenuhan gizi yang dibutuhkan oleh ikan.
Pemberian pelet harus diimbangi dengan makanan yang lainnya agar lebih menghemat biaya pengeluaran. Selain itu juga dapat mencampurkan pelet dengan makanan lainnya untuk ikan patin hias.
Lihat: Cara Membuat Makanan Ikan Patin
5. Cacing Tanah
Tidak hanya dengan cacing suter, cacing tanah pun bisa dijadikan sebagai makanan untuk ikan patin hias yang berada di kolam ataupun akuarium. Cacing tanah sebagai pakan alami yang mengandung nutrisi sangat tinggi.
Kandungan yang ada pada cacing tanah yakni 76 persen protein, 17 persen karbohidrat, 4,5 persen lemak dan 1.5 persen abu. Dari kandungan yang ada di dalamnya ini mampu memenuhi kebutuhan nutrisi penting bagi ikan patin.
6. Ikan Rucah
Banyak di antara pemelihara ikan patin hias yang tidak mengetahui jenis makanan satu ini. Padahal ikan rucah merupakan salah satu jenis makanan ikan patin hias yang sangat baik dan keberadaannya berada di laut.
Ikan rucah menyimpan kandungan nutrisi yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan pada ikan patin. Sementara itu untuk kandungan nutrisinya berupa 59 persen protein, 28 persen abu, 6.5 persen lemak kasar dan 1.64 persen serat kasar.
Pemberian makanan ikan rucah hanya diperuntukkan bagi ikan patin yang mempunyai ukuran lebih dari 10 cm agar bisa menelannya. Ikan rucah sangat baik jika diberikan pada ikan patin dewasa yang sudah memiliki kemampuan makan dengan ukuran besar.
7. Dedak Halus
Makanan alternatif yang dapat diberikan sebagai pengganti dari pelet jika merasa tidak mampu membelinya. Dedak halus sebagai makanan piilihan karena mempunyai kandungan yang bagus untuk tumbuh kembang ikan patin.
Kandungan yang ada di dalamnya yakni 12.9 persen protein, 13 persen lemak dan 11.4 persen serat kasar. Hanya saja, makanan dedak halus hanya diberikan pada ikan patin yang sudah dewasa saja.
8. Ampas Tahu
Selain dedak halus, ikan patin juga bisa diberikan makanan ampas tahu karena menyimpan kandungan nutrisi yang lengkap dan tidak kalah bagusnya dengan makanan lain. Ampas tahu mempunyai kandungan nutrisi berupa 26 persen protein, 40 persen karbohidrat, 29 persen serat, 18 persen lemak dan 5 persen abu.
9. Tepung Ikan
Bagi pemelihara ikan patin sistem budidaya jumlah banyak tentu tidak asing lagi dengan pakan tepung ikan. Salah satu jenis makanan untuk ikan patin yang biasanya dicampurkan bersama bahan lain.
Tepung ikan menjadi alternatif pilihan jenis makanan ikan patin hias untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Kandungan nutrisi yang ada di dalamnya berupa 67 persen protein, 12 kadar air dan juga 1.5 persen lemak.
Memelihara Ikan Patin Hias
Memelihara ikan patin hias sangatlah mudah, hanya butuh ketelatenan serta pakan ikan yang tepat. Agar ikan patin hias Anda cepat besar, berikan pakan pabrik yang mengandung gizi dan protein tinggi untuk ikan patin hias.
Lihat: Cara Budidaya Ikan Patin
Itulah daftar pilihan untuk jenis makanan ikan patin hias yang paling sesuai dengan kandungan nutrisi penting dan lengkap di dalamnya. Bagi pemelihara ikan patin yang kurang puas dari daftar makanan di atas bisa membuatnya sendiri dengan campuran beberapa bahan.






