Pakan Bebek Petelur Fase Bertelur: Protein & Kalsium

Peternak yang baru pindah ke fase layer di umur 22 minggu sering bingung angka protein 17 atau 19, kalsium 3,5 atau 4,0. Jawaban singkatnya: protein 17-19% dan kalsium 3,5-4,0%.

Di bawah itu produksi turun 10-15% dan cangkang tipis. Di atas itu biaya naik tanpa gain telur.

Angka protein dan kalsium yang pas di fase layer

Fase layer di sini merujuk pada umur 22-72 minggu, saat bebek petelur sudah bertelur rutin. Angka yang jadi patuan komersial: protein 17-19% dan kalsium 3,5-4,0%.

Batas bawah kalsium 3,5% menjaga cangkang tetap normal. Saat puncak produksi di atas 85%, naikkan ke 4,0% supaya cadangan kalsium tulang tidak terkuras. Rasio Ca:P ideal di angka 4:1 sampai 6:1.

Energi metabolis 2.650-2.800 kkal/kg jadi acuan umum untuk itik petelur di fase ini. Lihat rangkuman fase-fase di panduan pakan bebek petelur per fase untuk membandingkan angka starter, grower, dan layer.

pakan bebek petelur fase bertelur
Komposisi pakan fase layer: protein 17-19% dan kalsium 3,5-4,0% untuk produksi dan cangkang normal.

Bagaimana protein bekerja di dalam tubuh bebek petelur

Protein dipecah jadi asam amino di usus halus, lalu diserap ke darah. Asam amino esensial seperti metionin dan lisin dipakai ovarium untuk pembentukan kuning telur dan putih telur.

Kelebihan protein tidak ditabung jadi telur. Asam amino yang tidak dipakai dibakar jadi energi atau dibuang sebagai asam urat lewat ginjal. Kelebihan protein kronis membebani ginjal dan bikin litter lebih basah.

Titik keputusan ada di pola produksi harian. Saat hen day naik di atas 85%, tahan protein di 18-19%. Saat hen day turun di bawah 70%, turunkan ke 17%.

Detail angka protein per fase produksi ada di halaman kebutuhan protein bebek petelur.

Bagaimana kalsium membangun cangkang dan menjaga tulang

Kalsium dari pakan larut di proventriculus dan diserap di duodenum. Kalsium yang tidak langsung dipakai disimpan di tulang meduler sebagai cadangan malam hari.

Saat malam hari, kalsium dilepas dari tulang ke darah untuk pembentukan cangkang di uterus. Jika cadangan tidak cukup, kalsium diambil dari tulang korteks. Tulang jadi tipis, dan di puncak produksi berikutnya telur cangkang retak.

Rasio Ca:P di atas 6:1 menghambat penyerapan fosfor di usus. Fosfor yang tidak terserap keluar lewat ekskreta. Tulang rapuh dan produksi telur anjlok 2-3 minggu kemudian.

Detail ambang Ca:P per fase ada di halaman kebutuhan kalsium bebek petelur.

Bahan lokal sumber protein dan kalsium

Sumber protein nabati paling umum di ransum layer: bungkil kedelai (44-48% protein), bungkil kelapa (18-22% protein), dan bungkil kacang tanah (40-45% protein). Bungkil kedelai unggul di keseimbangan asam amino, terutama lisin dan metionin.

Sumber protein hewani: tepung ikan (55-65% protein) dan keong sawah segar (12-14% protein basah). Tepung ikan mempercepat recovery produksi setelah puncak, tapi bau amis bisa pindah ke telur jika terlalu banyak.

Sumber kalsium lokal: kapur grit kalsit (CaCO3 38-40% Ca), cangkang telur giling (37% Ca), kulit kerang giling (35% Ca), dan batu kapur halus (30-34% Ca). Kapur grit bentuk butiran kasar bertahan lebih lama di proventriculus sehingga pelepasan Ca lebih merata. Cangkang telur giling dan kulit kerang baik untuk puncak produksi di atas 85%.

Pilih sumber Ca sesuai umur dan puncak produksi. Saat produksi naik, ganti kapur halus ke kapur grit atau kulit kerang supaya Ca lepas perlahan di malam hari.

Cara hitung biaya per telur dan tanda bahaya

Rumus dasar biaya pakan per butir telur: (konsumsi pakan per ekor per hari x harga ransum per kg) dibagi hen day. Contoh: bebek makan 170 gram/hari, ransum Rp 4.500/kg, hen day 80%.

Biaya pakan per butir = (0,17 x 4.500) / 0,80 = Rp 956.

Tanda bahaya under-protein: bulu rontok di luar molting, berat telur turun di bawah 65 gram, dan produksi turun bertahap selama 2 minggu. Tanda bahaya over-protein: litter basah, ekskreta lengket, dan produksi telur tidak naik walau ransum ditambah.

Tanda bahaya under-Ca: telur cangkang tipis atau retak saat disentuh, produksi turun mendadak di puncak, dan ayam/bebek lain mematuk telur. Tanda bahaya over-Ca: fosfor turun, telur cangkang kasar, dan tulang rapuh di akhir produksi.

Keputusan akhir ada di angka. Saat HD >85% dan telur cangkang normal, bertahan di 18% protein dan 4,0% Ca. Saat HD <70%, pindah ke 17% protein dan 3,5% Ca.

Bila produksi turun mendadak tanpa alasan jelas, konsultasikan dengan mantri hewan atau dokter hewan terdekat.

Share your love
Pakan Pabrik
Pakan Pabrik

Pakanpabrik.com hadir guna memenuhi kebutuhan informasi seputar pakan ternak [unggas, akuakultur, swine, ruminansia dan petfood].
Dengan segmen yang sangat khusus dan spesifik, pakanpabrik.com menyajikan serba-serbi industri pakan ternak dan hewan kesayangan Anda.

Articles: 733