Makanan ikan patin di kolam cukup beragam tergantung dari yang diberikan oleh peternak ikan. Pemberian makanan juga menyesuaikan dengan kondisi kebutuhan serta budget pembelian pakan untuk ikan patin.
Ikan patin merupakan jenis ikan yang saat ini sampai skala ekspor. Sehingga tidak heran jika banyak sekali peternak yang memilih untuk melakukan budidaya ikan patin ini.
Makanan Ikan Patin di Kolam
Berikut inilah terdapat beberapa makanan yang digunakan untuk ikan patin di kolam:
1. Artemia
Artemia merupakan salah satu jenis dari pakan yang berasal dari laut dan sangat cocok diperuntukkan bagi larva ataupun benih ikan dengan ukuran kecil. Makanan ini biasanya diberikan pada ikan patin yang usianya masih 7 hari.
Hal ini dikarenakan ukurannya sangat kecil yanga cocok bagi ukuran mulut larva patin. Selain itu artemia mempunyai kandungan protein yang sangat banyak dan membantu pertumbuhan ikan patin agar cepat besar.
Jenis makanan ini juga banyak dijual di toko pakan ternak sehingga lebih memudahkan peternak untuk mendapatkannya. Mengingat ukurannya yang sangat kecil maka akan kesulitan jika mencari sendiri.
Artemia tersedia dalam kemasan kaleng beku dengan berbagai macam pilihan merk. Terdapat beberapa negara yang memproduksi artemia ini seperti halnya Cina, Taiwan, Amerika dan Belanda.
2. Kutu Air
Kutu air mempunyai nama lain yakni Moina sp dan juga Daphine sp sebagai salah satu jenis makanan alternatif untuk larva patin. Ukuran dari kutu air ini sangat kecil seperti halnya artemia sehingga cocok diberikan pada larva karena bukaan mulutnya yang masih kecil.
Pada kondisi tertentu menemukan kutu air sangat mudah di alam. Akan tetapi sekarang ini sangat banyak budidaya pakan kutu air ini sehingga peternak tidak lagi kesulitan untuk mendapatkannya.
Peternak bisa langsung membelinya di toko pakan ternak. Terlebih jika budidaya ikan patin sangat banyak maka akan kesulitan dan memakan waktu jika harus mencarinya sendiri, sebab cara mendapatkannya cukup sulit harus dengan memanfaatkan plankton.
3. Cacing Sutera
Cacing nama ilmiahnya adalah Tubefex sp dengan tekstur tubuhnya yang lunak dan sangat lembut. Selain itu cacing sutera ini mempunyai bentuk memanjang yang mirip dengan cacing rambut.
Pada umumnya untuk cacing sutera sebagai makanan ikan patin di kolam yang diberikan pada larva berusia 7 sampai 15 hari. Cara pemberiannya ketika cacing masih dalam keadaan hidup.
Selain itu dalam pemberian makan ikan patin dengan menggunakan cacing sutera sangat praktis karena bisa langsung menebarnya di kolam. Sehingga bisa menghemat waktu tidak dengan memberinya sedikit demi sedikit.
Peternak bisa mendapatkan cacing sutera ini dengan membeli di toko pakan ternak ikan. Apabila ingin mencarinya sendiri bisa mencari di air dangkal dengan air sedikit mengalir jernih dan berlumpur.
4. Pelet
Makanan ikan patin di kolam yang lainnya yakni pakan buatan dengan berbagai macam pilihan merk dagang pelet. Pakan pabrikan dalam bentuk kemasan ini banyak memberikan kemudahan bagi peternak guna memenuhi kebutuhan nutrisi untuk ikan patin.
Pakan pabrikan mempunyai kandungan nutrisi dan kualitas yang telah terjamin dengan baik karena dibuat melalui berbagai macam tahapan proses. Sehingga tidak heran lagi untuk penawaran harganya cukup mahal.
Maka penting sekali bagi peternak untuk mengatur pemberian makan dengan pelet bisa beberapa hari sekali ataupun dicampurkan bersama bahan makanan lainnya. Pada umumnya makanan ternak pabrikan diproduksi dengan mengandung protein yang jumlahnya berbeda setiap masing-masingnya.
Dengan demikian peternak perlu mencari makanan buatan ini yang sesuai kebutuhan untuk ikan patin. Sebab kondisi setiap ikan patin yang berbeda-beda perlu kebutuhan nutrisi yang berbeda juga.

5. Ikan Rucah
Salah satu jenis makanan ikan patin di kolam yang bisa diberikan karena mengandung protein baik. Sehingga dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan pada ikan patin menjadi lebih cepat.
Ikan rucah merupakan jenis makanan terbaik untuk ikan patin tengah dibudidaya oleh peternak. Terlebih jika dilakukan di tambah sekitar laut maka memilih ikan rucah sebagai makanannya adalah cara paling tepat.
Ikan rucah menyimpan kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan patin. Kandungan nutrisi tersebut di antaranya protein 59 persen, abu 28 persen, lemak kasar 6.5 persen dan juga serta kasar.
Namun perlu diperhatikan bagi peternak untuk tidak memberikan ikan patin makanan ikan rucah yang sudah bau ataupun rusak. Hal ini dilakukan agar tidak mempengaruhi kesehatan budidaya ikan patin yang jumlahnya banyak.
Lihat: Makanan Ikan Patin Alami
6. Tepung Ikan
Tidak hanya makanan utama saja yang dapat diberikan untuk ikan patin di kolam. Peternak juga bisa memberinya tepung ikan sebagai makanan alternatif karena mempunyai kebutuhan yang diperlukan oleh ikan patin.
Kandungan yang ada di tepung ikan di antaranya protein, lemak dan kadar air yang cukup bagi pertumbuhan dan perkembangan ikan patin. Persentase kandungan protein 67 persen, kadar air 12 persen dan lemak 1.5 persen.
7. Dedak Halus
Makanan ikan patin di kolam yang lainnya adalah dedak halus. Jenis makanan ini diperuntukkan bagi ikan patin yang telah menginjak usia dewasa.
Di dalam dedak halus terdapat kandungan lengkap seperti halnya protein, lemak hingga serat kasar yang sangat bagus bagi pertumbuhan ikan patin. Persentase kandungan dari dedak halus yakni protein 12.9 persen, lemak 13 persen dan juga serat kasar sebanyak 14 persen.
Lihat: Makanan Ikan Patin agar Cepat Besar
8. Ampas Tahu
Siapa sangka ampas tahu juga dapat digunakan untuk makanan ikan patin. Ampas tahu bukan dijadikan sebagai makanan pokok namun hanya sekadar alternatif untuk mencukup kebutuhan nutrisi ikan patin yang ada di kolam.
Hal itu dikarenakan dengan pemenuhan hanya dari makanan buatan atau pakan pabrik akan membutuhkan biaya yang sangat banyak. Dengan demikian ampas tahu merupakan alternatif yang tepat karena murah dan menyehatkan.
Ampas tahu mengandung beberapa nutrisi seperti halnya protein, karbohidrat, abu, lemak dan serat. Sementara itu untuk persentase kandungannya yakni protein 26 persen, karbohidrat 40 persen, abu 5 persen, lemak 18 persen dan juga serta 29 persen.
9. Tepung Singkong
Tepung singkong juga dijadikan sebagai alternatif makanan ikan patin di kolam sama seperti halnya daftar makanan di atas. Tepung singkong mempunyai beberapa kandungan bermanfaat di dalamnya seperti protein, serat kasar, lemak, karbohidrat ataupun abu yang sangat tinggi dan baik bagi ikan patin.
Selain itu penting bagi peternak untuk mengetahui persentase kandungan setiap bahan makanan yang ada di dalamnya. Untuk tepung singkong memiliki kandungan protein sebanyak 26 persen, karbohidrat 41 persen, lemak 18 persen, serat 30 persen dan juga abu 5 persen.
Demikianlah beberapa uraian mengenai daftar makanan ikan patin di kolam yang banyak diberikan. Peternak harus memikirkan kandungan setiap bahan makanan yang disesuaikan dengan kebutuhan ikan patin.






