Makanan Ikan Patin Alami

8 Makanan Ikan Patin Alami yang Mudah Ditemukan

Patin merupakan salah satu jenis ikan yang kebiasaan makan berada di dasar air ataupun kolam. Makanan ikan patin alami pun beragam jenisnya yang dapat ditemukan dengan mudah di sekitar sungai atau kolam tempat tinggalnya.

Ikan patin termasuk pada golongan omnivora atau hewan pemakan segala namun saat masih larva cenderung sebagai hewan karnivora. Patin yang berada di habitat aslinya memakan cacing, udang, ikan kecil, moluska, serangga dan juga biji-bijian.

Lihat: Penyebab Ikan Patin Susah Makan dan Cara Mengatasinya

Makanan Ikan Patin Alami 

1. Ikan Kecil 

Makanan alami yang diperuntukkan bagi ikan kecil di habitatnya yakni ikan kecel. Ikan patin yang banyak berada di sungai sangat menyukai makanan ikan-ikan kecil karena memang cukup banyak jumlahnya.

Selain itu, ikan patin yang sengaja dibudidaya pun juga bisa diberikan makanan ikan kecil. Keberadaan ikan kecil yang bergerak membuat ikan patin tertarik untuk memangsanya. 

Jenis makanan ini dapat bagus digunakan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan pada ikan patin. Mengingat pada ikan kecil mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi.

2. Serangga

Tidak hanya ikan kecil saja, ikan patin juga sangat menyukai serangga yang berada di lokasi kolamnya. Seperti yang dilakukan oleh ikan patin ketika malam hari untuk mencari makanan maka serangga menjadi salah satu alternatifnya.

Serangga juga memiliki kandungan protein yang sangat mudah untuk ditemukan di lingkungan kolam budidaya ikan. Terdapat banyak jenis serangga yang dapat digunakan untuk makanan ikan patin alami seperti halnya belalang, laba-laba air, nyamuk atau yang sejenisnya.

Meskipun ikan patin lebih sering berada di dasar air, namun ia akan muncul ke permukaan ketika melihat ada makanan. Ikan patin tersebut akan memangsa serangga yang tengah berenang di permukaan air.

Lihat: Jenis Binatang Untuk Makanan Ikan Patin

3. Artemia

Makanan ikan patin alami yang lainnya yakni artemia sejenis golongan zooplankton yang hidupnya melayang dipermukaan air. Akan tetapi jenis makanan ini hanya cocok diperuntukkan bagi ikan patin yang masih larva mengingat ukurannya cukup kecil.

Biasanya artemia diberikan pada ikan kecil yang usianya masih 7 hari. Ukurannya yang sangat kecil membutuhkan cara khusus untuk menangkapnya karena tidak mudah.

Akan tetapi untuk peternak sekarang ini sudah perlu bingung lagi mendapatkannya karena bisa langsung membeli di toko pakan ternak. Artemia ini biasanya dijual dalam bentuk kalengan beku dengan ukuran berbeda-beda.

Kelebihan dengan adanya makanan artemia di toko pakan yakni karena sebagai binatang berkulit keras sehingga bisa bertahan lama. Selain itu artemia mempunyai kandungan protein yang sangat tinggi.

4. Kutu Air

Binatang kecil yang berada di air dan ukurannya sangat kecil hanya sekitar beberapa milimeter saja. Karena ukurannya sangat kecil maka kutu air cocok sebagai makanan ikan patin yang masih dalam bentuk larva.

Untuk menemukan kutu air ini sangat mudah karena hidup di air dangkal. Akan tetapi sekarang ini bahkan sudah banyak budidaya untuk kutu air yang dijadikan sebagai makanan ikan, sehingga tidak susah lagi untuk mencarinya.

Pemberian makanan ikan patin alami memang harus dengan berbagai pertimbangan untuk kelangsungan tumbuh kembang ikan. Terlebih makanan alami tidak membuat kotor lingkungan dan juga tempat hidup ikan patin yang memang harus diperhatikan dengan baik.

Pemberian makanan ikan patin dengan jenis pakan alami bisa lebih menghemat pengeluaran biaya. Sebab untuk menemukannya juga jauh lebih mudah dan harga jual di toko pakan ternak sangat murah.

5. Cacing Sutera

Nama lain dari cacing sutera yakni tubifer sp yang mempunyai tubuh lembut dan halus memanjang seperti halnya rambut. Ukuran cacing sutera sangat kecil dan biasanya hanya diberikan pada larva patin yang usianya sekitar 7 sampai 15 hari.

Cara memberikan makanan ikan patin dengan cacing sutera hanya menebarnya saja pada kolam ikan. Sementara itu untuk mendapatkannya sangat mudah hanya di air dangkal yang berlumpur namun airnya jernih.

Cacing sutera merupakan jenis makanan ikan patin alami agar budidaya ikan bisa cepat besar. Selain itu cacing sutera sangat bagus untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan karena merupakan bahan organik.

Makanan Ikan Patin Alami
Cacing Sutera – Makanan Ikan Patin Alami yang Mudah Ditemukan | foto: kkp.go.id

6. Moluska

Jenis makanan ikan patin yang alami lainnya yakni moluska. Moluska adalah jenis hewan invertebrata sebagai hewan yang tidak memiliki tulang belakang.

Moluska bisa disebut dengan hewan lunak seperti pada golongan siput, keong mas, bekicot ataupun kerang. Ikan patin sangat menyukai hewan lunak yang hidup berada di dalam cangkang ini.

Akan tetapi bagi ikan patin yang dibudidaya tidak akan bisa memakan jenis moluska karena tidak akan bisa membuka bagian cangkangnya. Sehingga harus dari peternak yang membuka cangkang dan diberikan pada ikan patin di kolam.

Berbeda halnya dengan ikan patin sungai yang memiliki trik tersendiri untuk bisa memangsa moluska. Caranya dengan memanfaatkan kesempatan ketika moluska keluar dari cangkangnya untuk berpindah pada cangkang baru.

7. Keong Mas / Bekicot

Keong mas merupakan salah satu hewan golongan dari moluska yang sangat mudah ditemukan pada perairan dengan sedikit berlumpur. Keong mas bukanlah makanan utama untuk ikan patin namun sebagai pakan tambahan.

Cara menemukan keong mas pun sangat mudah karena banyak tinggal di perairan dengan sedikit berlumpur. Namun cara memberikan makanan keong mas pada ikan patin tidak bisa langsung disebarkan.

Peternak harus memecahkan cangkang keong mas dan mengeluarkan dagingnya. Cara melakukannya langsung dengan memecah cangkang ataupun melalui cara direbus terlebih dahulu.

Sehingga peternak dapat memberikan makanan keong mas dalam keadaan matang ataupun kasih mentah. Namun perlu pertimbangan bagi peternak jika memberikan keong mas sebagai makanan ikan patin alami dalam keadaan matang maka akan membutuhkan waktu lebih lama.

Terlebih bagi peternak yang melakukan budidaya ikan patin dalam jumlah banyak. Maka cara praktisnya cukup memukul cangkang keong mas dan diberikan mentah pada ikan patin.

Lihat: Cara Membuat Makanan Ikan Patin

8. Ikan Rucah

Mencari makanan alami untuk ikan patin sebenarnya bukan perkara yang sulit mengingat sebagai ikan omnivora. Salah satu makanan kesukaannya yakni ikan rucah yang memiliki kandungan sangat baik bagi pertumbuhan ikan patin.

Ikan rucah merupakan salah satu jenis ikan yang berada di sekitar laut ataupun tambak. Cara memberikan ikan rucah pada ikan patin harus dipotong terlebih dahulu dalam bentuk kecil.

Hal ini dilakukan guna menyesuaikan dengan bentuknya mulut ikan patin yang cenderung kecil. Namun sebelum memberinya pastikan bahwa ikan rucah yang akan diberikan dalam kondisi bersih dan sehat.

Sehingga tidak berdampak buruk bagi kesehatan budidaya ikan patin yang ada di kolam. Apabila peternak menemukan ikan rucah dalam keadaan kurang sehat, berbau busuk atau cacat lebih baik langsung membuangnya dan tidak diberikan pada ikan patin.

Lihat: Jenis Makanan Ikan Patin agar Cepat Besar

Demikianlah penjabaran terkait jenis dari makanan ikan patin alami yang sangat mudah ditemukan. Makanan alami dapat menghemat biaya pengeluaran karena harganya lebih murah.

Share your love
Pakan Pabrik
Pakan Pabrik

Pakanpabrik.com hadir guna memenuhi kebutuhan informasi seputar pakan ternak [unggas, akuakultur, swine, ruminansia dan petfood].
Dengan segmen yang sangat khusus dan spesifik, pakanpabrik.com menyajikan serba-serbi industri pakan ternak dan hewan kesayangan Anda.

Articles: 541