Mengulik Keuntungan Menggunakan Probiotik di Pakan Ikan

Penggunaan probiotik dalam budidaya perikanan semakin populer dilakukan, baik sebagai imbuhan pakan maupun sebagai “penjaga” kualitas air. Sebagai imbuhan pakan, probiotik diyakini bisa memberikan manfaat berganda bagi ikan. Penambahan probiotik pada pakan dipercaya bisa mempercepat kecernaan pakan dan penyerapan nutrisinya oleh ikan, sehingga ikan menjadi lebih sehat, pakan lebih efisien, dan kualitas air lebih stabil karena pakan yang tidak termakan dan sisa metabolisme yang terbuang ke dalam air jadi lebih sedikit.

Manfaat probiotik tersebut disampaikan oleh pembudidaya ikan lele asal Sawangan, Depok, Haji Usman. Pakan pabrik, kata Usman, biasanya akan sempurna dicerna oleh ikan lele selama 4 – 6 jam, tergantung pada kualitas pakannya itu sendiri. Semakin bagus kualitas pakan, maka semakin cepat dicerna oleh ikan. Namun dengan penambahan probiotik, pakan bisa dicerna kurang lebih 2 jam lebih cepat.

Perbedaan tersebut ia buktikan sendiri dengan membedah perut ikan-sebagai sampel, dan mengamati sistem pencernaannya setiap 1-2 jam setelah pemberian pakan. Untuk pakan berkualitas yang ditambah probiotik, biasanya sudah terlihat hancur di dalam sistem pencernaan ikan dalam 2 jam pertama. Dan pada jam ke-3 umumnya sudah sempurna dicerna oleh ikan. Sementara pakan kualitas sedang yang diberi probiotik, pakan akan sempurna dicerna sekitar 4 jam setelah pemberian pakan.

Dengan adanya percepatan kecernaan ini, tentu pembudidaya perlu menyesuaikan manajemen pemberian pakan agar penambahan probiotik tersebut lebih efektif. Jika pakan yang sudah diberi probiotik dicerna lebih cepat, maka waktu pemberian pakan berikutnya juga harus lebih cepat atau tidak lama setelah lambung ikan kosong. Sebab jika perut ikan dibiarkan kosong dalam waktu yang lebih lama, berpotensi menyebabkan penyusutan bobot ikan. Dan ini bisa membuat penambahan probiotik pada pakan jadi kurang optimal.

Haji Usman, pembudidaya lele di Sawangan Depok. Foto dok : @AsepBulkini

Menurut Usman, detail-detail tingkah laku ikan seperti ini yang kadang kurang teramati oleh sebagian pembudidaya sehingga bisa menyebabkan produksi tetap tidak efisien meskipun mungkin sudah menggunakan probiotik. “Jadi kan ini si petani harus pintar. Ini empat jam pakan sudah habis, karena pakannya bagus. Ikan belum sempat kurus belum sempet kanibal, maka kasih pakan lagi,” ujarnya kepada tim PakanPabrik.com

Manfaat penambahan probiotik pada pakan juga diakui oleh pengusaha ikan patin sekaligus Ketua Harian Asosasi Pengusaha Catfish Indonesia (APCI), Imza Hermawan. Imza bersama mitranya telah melakukan pengamatan pada ikan patin yang diberi pakan pelet yang sudah ditambah probiotik, di Jambi dan Tulungagung. Hasilnya, secara umum penggunaan probiotik selain bisa memperbaiki FCR, juga bisa meningkatkan kesehatan ikan, produktivitas, dan menstabilkan siklus produksi.

Dalam sebuah webinar beberapa waktu lalu, Imza bahkan mengatakan bahwa dalam manajemen kesehatan ikan, pemberian pakan yang telah ditambah probiotik lebih optimal dilakukan sebagai langkah mencegah penyakit dari pada langkah pengobatan saat ikan sudah terkena penyakit.

Tantangan Penambahan Probiotik pada Pakan

Meskipun metode penambahan probiotik pada pakan bisa memberikan manfaat dalam meningkatkan kecernaan pakan, efisiensi FCR, dan kesehatan ikan, tetapi tidak semua, atau bahkan masih sedikit pembudidaya yang mau menerapkannya. Alasan utamanya karena ketidakpraktisan dan penambahan biaya.

Baik Usman maupun Imza tidak menampik bahwa untuk menambahkan probiotik pada pakan ikan perlu usaha ekstra. Apalagi jika skala budidaya sudah besar dan pakan yang harus diberikan setiap harinya juga dalam jumlah besar.

Sehingga kata Imza, penggunaan probiotik di kalangan pembudidaya biasanya digunakan untuk menyiasati biaya produksi saat harga ikan sedang kurang bagus. Jika harga jual sedang rendah, pembudidaya akan rela melakukan upaya ekstra untuk menambahkan probiotik pada pakan agar penggunaan pakan lebih efisien dan margin keuntungannya tidak semakin tipis.

Tetapi jika harga jual ikan sedang bagus, pembudidaya kadang sudah cukup dengan margin yang didapat tanpa harus melakukan upaya tambahan mencampur probiotik pada pakan. Hal serupa juga disampaikan oleh Usman. Menurutnya, beberapa pembudidaya yang bermitra dengannya juga ada yang tidak menggunakan probiotik dengan alasan kurang praktis.

Selain soal kepraktisan, penambahan probiotik pada pakan juga menimbulkan mindset tidak utuh di kalangan pembudidaya. Yakni adanya pemikiran hanya pada sisi penambahan biaya produksi saja, tanpa diimbangi dengan potensi produksi yang jauh lebih efisien. Apalagi jika harga probiotiknya relatif mahal.

Dari pengalaman Usman di produksi lele, penambahan probiotik cukup efisien jika harga probiotik sekitar Rp10 ribu per kg atau per liter, seperti yang ia gunakan. Sementara jika harganya di atas itu, Usman sendiri mengaku belum pernah mencobanya. Sehingga jika ingin benar-benar efisien, perlu cermat dalam memilih probiotik berdasarkan kualitas dan harganya itu sendiri.

Berdasarkan pengalamannya, untuk memproduksi ikan lele sebanyak 30 – 40 ribu ekor, ia biasanya menghabiskan probiotik sebanyak kurang lebih 20 liter, dari lele masih berukuran benih hingga menjelang ukuran sangkal (30 – 40 ekor/kg). Jika harga probiotik Rp10 ribu/liter, maka biaya penambahan probiotiknya dalam satu siklus produksi hanya Rp200 ribu. “Tapi hasilnya lumayan,” imbuh Usman.

Sementara menurut Imza, penambahan probiotik pada pakan bisa memperbaiki nilai FCR sampai dengan 0,1 dibanding pakan sejenis yang tidak ditambahkan probiotik. Penghematan FCR 0,1 bisa juga diartikan sebagai efisiensi sebesar 10 persen. Jika harga pakan sebesar Rp9.000 per kg, maka penghematan biaya pakan yang ditambahkan probiotik bisa mencapai Rp900 per kg. “Kalo panen 10 ton (patin) saja, kita punya selisih Rp9 juta,” ungkap Imza menggambarkan selisih yang didapat. AB

Share your love
Pakan Pabrik
Pakan Pabrik

Pakanpabrik.com hadir guna memenuhi kebutuhan informasi seputar pakan ternak [unggas, akuakultur, swine, ruminansia dan petfood].
Dengan segmen yang sangat khusus dan spesifik, pakanpabrik.com menyajikan serba-serbi industri pakan ternak dan hewan kesayangan Anda.

Articles: 541