Beda jenis kucing, beda pula karakter serta cara perawatannya. Demikian yang disimpulkan Ifah Arthur Kurniati, cat lover yang sudah 3 tahun pelihara kucing. Saat ini ada 3 kucing yang dipelihara oleh wanita yang akrab disapa Iphe ini. Dari ketiga kucing tersebut, 1 diantaranya adalah jenis Persia.
Sebelum memutuskan membeli kucing jenis Persia, Iphe sudah lebih dulu mempelajari perbedaan jenis-jenis kucing serta karakternya. Selain itu, Ia juga menyesuaikan dengan budget. Akhirnya pilihan jatuh pada kucing jenis Persia berwarna orange berusia 3 bulan yang berasal dari breeder. Lylo, demikian nama kucingnya. Belakangan Iphe menyadari jika Lylo memiliki karakter suka bermain. Itulah kenapa Iphe selalu menyiapkan berbagai mainan mulai dari bola, boneka gantung, dll.
Menurut Iphe, dengan karakter tersebut, maka owner juga harus secara khusus menyiapkan waktu untuk kebutuhan kucing bermain, interaktif, dan mengobrol dengan melibatkan si kucing. Karakter kucing Persia atau Iphe menyebutnya dengan istilah ‘manner’, diakui Iphe sangat penurut. Ia mencontohkan, Lylo tidak pernah pup di luar litter box-nya. Bahkan jika litter box-nya penuh, Ia akan mencari tempat lain yang Ia tahu tidak akan dimarahi oleh owner seperti pengki, kardus bekas, dll.
Perawatan Rutin
Beberapa perawatan yang Iphe siapkan dalam merawat kucing Persianya, yang pertama adalah melakukan steril. Semua kucingnya disteril saat usia 6 bulan sesuai dengan tingkat pematangan fisik dan seksual mereka. Kemudian Iphe juga kadang memberikan vitamin dengan menggunakan pipet atau menambahkan zat lysine pada pakan dengan cara ditabur.

Menurut Iphe, sebelum kucingnya berusia 6 bulan Ia memang banyak melakukan survey, atau tanya jawab dan konsul seputar hal-hal yang sebaiknya diberikan pada kucing mulai dari pakan yang bagus, vitamin, vaksin, obat kutu, obat cacing, dll. Setelah 1 tahun berjalan, baru Ia rasakan pemeliharaan kucing-kucingnya bisa dijalani tanpa banyak kekhawatiran.
Perawatan Rutin
Beberapa perawatan yang Iphe siapkan dalam merawat kucing Persianya, yang pertama adalah melakukan steril. Semua kucingnya disteril saat usia 6 bulan sesuai dengan tingkat pematangan fisik dan seksual mereka. Kemudian Iphe juga kadang memberikan vitamin dengan menggunakan pipet atau menambahkan zat lysine pada pakan dengan cara ditabur memilih pakan untuk kucing persia.

Menurut Iphe, sebelum kucingnya berusia 6 bulan Ia memang banyak melakukan survey, atau tanya jawab dan konsul seputar hal-hal yang sebaiknya diberikan pada kucing mulai dari pakan yang bagus, vitamin, vaksin, obat kutu, obat cacing, dll. Setelah 1 tahun berjalan, baru Ia rasakan pemeliharaan kucing-kucingnya bisa dijalani tanpa banyak kekhawatiran.
Terkait obat-obatan yang selalu Ia siapkan biasanya ada obat cacing dan obat kutu. Ia juga melakukan perawatan di petshop minimal 1 bulan sekali untuk grooming dan potong kuku. Jika kucingnya terlihat kurang nafsu makan, biasanya akan dipancing dengan snack terlebih dahulu. “Nah kucing itu kan ternyata gampang stres ya, dan bisa mempengaruhi nafsu makan. Tapi kalo stres masih mau makan, masih oke. Tapi kalo udah ga mau makan, sebaiknya bawa ke dokter hewan,” pungkasnya.






