Membangun Konstruksi Tambak Udang

Konstruksi Tambak Udang

Persiapan desain dan konstruksi tambak udang sangatlah penting saat Anda mulai membangun tambak. Dengan konstruksi tambak yang tepat maka ekosistem dalam tambak udang Anda dapat berjalan dengan baik dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Saat Anda memilih tambak sebagai media budidaya, tentunya ada banyak sekali persiapan untuk memulainya. Mulai dari lahan yang akan Anda gunakan apakah menunjang untuk dijadikan lahan tambak atau tidak? Apakah luasnya cukup? Serta berbagai kebutuhan lain yang perlu Anda pertimbangkan.

Lihat: Cara Budidaya Udang Air Tawar

Kebutuhan Konstruksi Tambak Udang

Untuk pembuatan kolam atau tambak udang dibutuhkan desain dan konstruksi tambak yang tepat. Pembuatan konstruksi tambak udang akan membutuhkan biaya yang besar, maka Anda harus mempertimbangkan budget yang tersedia agar tidak berlebihan.

Membangun Konstruksi Tambak Udang
Membangun konstruksi tambak udang

Dalam membangun tambak udang, Anda akan membutuhkan berbagai komponen mulai dari irigasi air, tandon, pembuangan air dan lain sebagainya.

Demikian yang Anda perlukan untuk membangun konstruksi tambak udang:

1. Tandon Air

Tandon air berfungsi sebagai penampungan air sebelum dialirkan ke tambak udang. Air perlu di tandon atau ditampung sebagai proses pengendapan air untuk menetralkan zat atau bahan kimia yang buruk bagi air tambak.

Setelah proses pengendapan, air bisa dialirkan ke tambak udang.

2. Kanal

Kanal disini adalah sebuah selokan yang mana berfungsi sebagai tempat pengaliran air dari sisi satu ke yang lainnya.

Selain kanal, Anda membutuhkan Inlet yang mana dapat dijadikan sebagai pintu masuk air yang didatangkan dari tandon. Inlet ini menggunakan pipa untuk mengalirkan air dari tandon sehingga bisa diatur sesuai dengan kebutuhan tambak nantinya.

Anda membutuhkan juga outlet sebagai pintu keluar air yaitu jalur pembuangan air tambak. Jika ada air yang masuk maka perlu ada air yang dikeluarkan agar kualitas air tetap terjaga karena akan mempengaruhi kesehatan ternak udang. 

3. Central Box

Pada konstruksi tambak udang juga perlu menyediakan Central Box yang berguna untuk membuang sisa endapan makanan udang.

Membuang sisa endapan pakan udang sangat penting karena jika mengendap terlalu banyak maka akan mempengaruhi kualitas air dan bahkan bisa meracuni tambak udang Anda.

Central box dapat Anda letakkan di posisi yang strategis yaitu ditengah tambak.

4. Anco

Anco bermanfaat sebagai tolak ukur bagi peternak udang untuk mengetahui nafsu makan udang apakah stabil atau menurun. Jika menurun maka perlu untuk dicari tahu penyebabnya agar segera teratasi dan tidak memengaruhi pertumbuhan udang Anda.

Anco juga bermanfaat untuk memonitor perkembangan udang apakah sudah merata.

Lihat: Pakan Udang Air Tawar Terbaik

5. Kincir Air Tambak

Selanjutnya hal lain yang dibutuhkan saat konstruksi tambak udang adalah adanya kincir tambak atau kincir air yang berfungsi sebagai alat untuk menggerakkan air.

Kincir tambak udang berfungsi untuk sirkulasi oksigen agar bisa masuk ke dalam air untuk membantu udang dan habitat di dalam air untuk hidup dengan optimal.

Oksigen juga bisa bermanfaat membantu metabolisme udang yang mempengaruhi pertumbuhan udang.

Lihat: Cara Menurunkan Nitrit di Tambak Udang

Membangun Konstruksi Tambak Yang Tepat

Persiapan untuk membangun konstruksi tambak membutuhkan banyak komponen serta biaya yang cukup besar. Akan tetapi, jika dibangun dengan tepat, maka konstruksi tambak udang yang benar akan mendukung hasil panen yang lebih baik.

Share your love
Pakan Pabrik
Pakan Pabrik

Pakanpabrik.com hadir guna memenuhi kebutuhan informasi seputar pakan ternak [unggas, akuakultur, swine, ruminansia dan petfood].
Dengan segmen yang sangat khusus dan spesifik, pakanpabrik.com menyajikan serba-serbi industri pakan ternak dan hewan kesayangan Anda.

Articles: 541