Pelet pakan udang merupakan sumber makanan yang umumnya diberikan kepada udang ternak. Ada banyak pilihannya di pasar bergantung dengan kebutuhan serta anggaran yang dimiliki oleh peternak. Oleh karenanya, mari mengenali berbagai macam variasi pakan pelet untuk menunjang kebutuhan pertumbuhan udang secara optimal.
Jenis Pelet Pakan Udang
Banyaknya pelet pakan udang yang ada di pasaran umumnya akan membuat para peternak menjadi bingung memilih mana yang terbaik. Namun yang perlu dilihat adalah kandungan nutrisinya serta disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki oleh peternak. Apa saja pilihannya? Simak ulasan berikut di bawah ini!

Jenis pelet pakan udang:
- Pelet pakan udang Starter: merupakan pelet pakan yang diberikan kepada udang yang masih berumur muda, biasanya berumur kurang dari 1 bulan. Pelet pakan ini memiliki kandungan protein yang lebih tinggi, yaitu sekitar 35-45%, agar udang dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
- Pelet pakan udang Grower: merupakan pelet pakan yang diberikan kepada udang yang telah berumur lebih dari 1 bulan. Pelet pakan ini memiliki kandungan protein yang lebih rendah, yaitu sekitar 25-35%, agar udang tidak kelebihan protein dan terhindar dari masalah kesehatan.
- Pelet pakan udang Finisher: merupakan pelet pakan yang diberikan kepada udang dewasa yang akan dipanen atau dijual. Pelet pakan ini memiliki kandungan protein yang lebih rendah lagi, yaitu sekitar 20-30%, agar udang tidak kelebihan protein dan memiliki rasa yang lezat.
- Pelet pakan udang Spesialis: merupakan pelet pakan yang diformulasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi udang yang spesifik, seperti udang untuk reproduksi, udang penghasil telur, atau udang yang membutuhkan suplemen tambahan.
- Pelet pakan udang Organik: merupakan pelet pakan yang terbuat dari bahan-bahan alami yang tidak menggunakan bahan kimia sintetis, seperti pupuk, pestisida, atau antibiotik, sehingga lebih aman bagi udang dan juga lebih baik untuk lingkungan.
Lihat: Rekomendasi Pakan Udang Air Tawar
Jenis Pelet Udang Tenggelam dan Pelet Udang Mengapung
Dari karakteristik pakan udang, dapat Anda temukan 2 jenis, yaitu: pakan udang mengapung dan pakan udang tenggelam. Pemilihan pakan udang ini bergantung pada media ternak udang yang Anda gunakan (apakah di tambak, kolam besar, kolam terpal) serta luasan dari kolam tersebut.
Pelet Udang Mengapung
Pelet pakan udang mengapung adalah pelet pakan yang akan mengapung di atas permukaan air ketika diberikan kepada udang. Pelet pakan ini biasanya digunakan untuk memelihara udang di kolam atau tambak, agar mudah dilihat dan dikonsumsi oleh udang.
Jenis pelet pakan udang mengapung:
- Pelet pakan udang mengapung cepat hancur: merupakan pelet pakan yang akan cepat hancur atau larut dalam air dalam waktu singkat, sehingga tidak membuat air tercemar dan mudah dicerna oleh udang.
- Pelet pakan udang mengapung lambat hancur: merupakan pelet pakan yang akan lambat hancur atau larut dalam air dalam waktu yang lebih lama, sehingga dapat menghemat pakan dan mencegah terjadinya kekurangan pakan bagi udang.
- Pelet pakan udang mengapung tahan air: merupakan pelet pakan yang tahan terhadap air, sehingga tidak mudah hancur dan membuat air tercemar ketika diberikan kepada udang di kolam atau tambak.
- Pelet pakan udang mengapung dengan aroma: merupakan pelet pakan yang diformulasikan dengan aroma yang menarik bagi udang, sehingga mudah dikonsumsi oleh udang dan dapat meningkatkan nafsu makan udang.
- Pelet pakan udang mengapung dengan vitamin: merupakan pelet pakan yang ditambahkan dengan vitamin tambahan, seperti vitamin A, C, atau E, agar udang dapat mendapatkan asupan vitamin yang cukup dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik.
Pelet Udang Tenggelam
Pelet yang satu ini berbentuk crumble dan memilih tingkat bobot yang lebih berat sehingga dapat tenggelam ke dasar tambak. Kandungan gizinya sangat baik sehingga dapat membantu mendukung pertumbuhan udang secara optimal. Tersedia dalam ukuran 100 gram dan 150 gram.
Aturan penggunaan pelet tenggelam adalah sebagai berikut:
Anda cukup menghitung berapa jumlah udang yang yang ada kira-kira dalam tambak tersebut. Sebab pemberiannya adalah 3 sampai 5 butir pelet dapat digunakan untuk konsumsi 10-15 ekor udang. Sehingga jika di dalam tambak tersebut terdapat 150 ekor udang maka kira-kira pemberiannya adalah 50 butir pelet.
Pelet tenggelam sangat mudah larut di dalam air tambak sehingga Anda tidak perlu membersihkan dasarnya jika terlalu banyak.
Kandungan nutrisi pelet tenggelam cukup bagus untuk mendukung tumbuh kembang udang ternak. Kandungan gizi pelet udang tenggelam adalah sebagai berikut:
- Protein : minimal 26%
- Lemak: minimal 5%
- Fiber: maksimal 7%
- Kadar Abu: maksimal 12%
- Kadar Air: maksimal 12%
Cara Memilih Pelet Pakan Udang
Banyak variasi pelet pakan udang di pasaran. Ada yang merupakan produk lokal, ada pula yang produk impor. Keduanya dapat digunakan sesuai dengan fungsinya namun tetap saja perlu memperhatikan kandungan nutrisinya. Sebab salah satu fungsi palet adalah untuk membantu kesehatan udang serta menstimulasi pertumbuhan berat badannya.
Diperlukan keterampilan khusus untuk memilih jenis pelet pakan udang yang sesuai dengan umurnya. Simak tips dibawah ini untuk memilih pelet agar Anda tidak salah memilih.
Tips memilih pakan pelet udang:
- Jika Anda memelihara udang di kolam atau tambak, carilah pelet pakan yang tahan terhadap air, agar tidak mudah hancur dan membuat air tercemar.
- Sebaiknya, carilah pelet pakan yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti dedak, tepung ikan, dan tepung kedelai, karena lebih aman bagi udang dan juga lebih baik untuk lingkungan.
- Pastikan pelet pakan yang Anda pilih memiliki komposisi nutrisi yang seimbang, seperti protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin, agar udang dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
- Jika memungkinkan selalu pilihlah produk yang ada dalam kemasan aslinya karena akan lebih mudah untuk mencari tahu kandungan nutrisinya serta dosis yang diperlukan untuk membantu pertumbuhan udang.
- Pilihlah pakan udang protein tinggi yaitu sekitar 30% sampai 35%. Umumnya kandungan gizi ini akan Anda lihat pada komposisi yang tercetak pada kemasan ataupun badan botol tersebut.
- Pada saat akan menentukan pelet jika tidak ada kandungan komposisinya, maka Anda dapat memeriksa dengan cara mencium pakan tersebut apakah terendus bau amis atau tidak. Sebab semakin tinggi kadar protein maka akan semakin amis.
- Selanjutnya Anda perlu melihat berapa harga yang ditawarkan untuk setiap kemasan pelet pakan udang tersebut. Sebab yang mengandung kadar protein tinggi biasanya ditawarkan dengan harga yang cukup mahal dibandingkan dengan protein rendah.
- Pastikan pelet pakan yang Anda pilih telah terdaftar dan terjamin keamanannya oleh lembaga terkait, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau Departemen Pertanian.
Pakan Pellet Udang Terbaik
Sekarang Anda dapat memilih pelet pakan udang yang sesuai dengan kebutuhan serta anggaran yang telah ditetapkan, bukan hanya mempertimbangkan harganya saja tetapi juga kandungan nutrisi yang yang dimiliki oleh pangan tersebut.







