Budidaya lele merupakan salah satu bisnis yang banyak digandrungi pembudidaya. Bukan tanpa alasan, bisnis budidaya lele ini memiliki pangsa pasar yang luas sehingga dapat menjadi peluang emas bagi pembudidaya. Budidaya lele akan sukses besar jika pembudidaya mampu mencukupi kebutuhan pakannya. Sederhananya, pakan yang dikonsumsi lele memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangannya.
Salah satu bahan pakan terbaik untuk lele adalah dedak atau bekatul. Dedak memiliki kandungan nutrisi tinggi yang mampu mencukupi kebutuhan asupan ikan lele. Tidak hanya kaya nutrisi, dedak sangat mudah untuk didapatkan dan harganya cukup terjangkau sehingga dapat menghemat pengeluaran.
Lihat: Pakan Lele Tanpa Modal yang Mudah dan Bernutrisi
Jika dibandingkan dengan pakan pabrikan, bahan dedak memang tergolong lebih murah, tetapi hasil yang didapat pun bisa berbeda. Namun sebagai pakan harian, dedak atau bekatul bisa menjadi solusi alternatif yang tidak akan menguras kantong. Ingin tahu lebih lanjut? Simak informasi menarik seputar cara membuat pakan lele dari dedak berikut ini.

Apa Itu Dedak?
Dedak atau bekatul adalah limbah yang berasal dari penggilingan padi menjadi beras. Kualitas dari dedak ini bervariasi mengikuti varietas padinya. Dedak padi berasal dari bagian kulit ari beras pada saat proses pemutihan berlangsung. Selain dijadikan pakan lele, dedak sering diolah menjadi pakan ternak seperti ayam, bebek, itik, hingga kambing.
Setiap tahunnya, tercatat lebih dari 4 ton dedak yang diproduksi di Indonesia. Serat kasar yang terkandung dalam dedak terbilang cukup tinggi yakni 13,5 persen, sedangkan kandungan energi tertingginya mencapai 1890 kkal/kg. Meski tinggi serat, kandungan asam amino, mineral, dan vitaminnya masih cukup rendah. Untuk mencapai Feed Conversion Rate (FCR)yang ditargetkan, Anda bisa mengolah dedak dengan bahan lain.
Lihat: Pakan Lele yang Bagus untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Lele
Dedak Sebagai Pakan Ikan Lele
Sebelum beranjak pada cara membuat pakan lele dari dedak, Anda perlu mengenal kandungan apa saja yang sebaiknya ada di dalam pakan tersebut. Dedak telah memenuhi asupan serat yang dibutuhkan, Anda hanya perlu menambahkan nutrisi lain seperti mineral, vitamin, protein, lemak, dan karbohidrat. Ikan lele termasuk ikan karnivora yang membutuhkan asupan protein harian hingga 35 persen.
Lemak dibutuhkan sebagai sumber energi sehari-hari bagi lele. Tidak hanya sebagai sumber energi, lemak juga berfungsi sebagai pelarut vitamin yang masuk ke dalam tubuh lele. Vitamin perlu dilarutkan agar lele dapat mencerna makanannya dengan baik. Kandungan lemak dalam tubuh lele juga dapat membantu menyeimbangkan daya apung ikan diatas permukaan air. Dalam satu porsi pakan sebaiknya mengandung 4 hingga 6 persen lemak.
Lele juga membutuhkan asupan vitamin yang membantu menjaga daya tahan tubuhnya agar tidak mudah terserang penyakit. Pemberian vitamin pada lele sebaiknya dilakukan pada saat lele masih berada dalam masa pertumbuhan. Seiring bertambahnya usia, lele tidak lagi membutuhkan vitamin, sehingga Anda bisa mengurangi konsumsi vitamin pada saat menjelang masa panen.
Lihat: Jenis Sayuran untuk Pakan Lele yang Mengandung Banyak Nutrisi
Selain jenis nutrisi diatas, lele juga membutuhkan kandungan mineral yang dapat membantu menunjang masa pertumbuhannya. Mineral berperan penting dalam kelancaran sistem metabolisme dan pembangunan struktur tulang pada ikan lele. Ada dua jenis mineral yang dibutuhkan yakni makromineral dan mikromineral.
Dari seluruh jenis nutrisi diatas, pakan lele yang berasal dari dedak telah terbukti mampu memenuhi kebutuhan asupan hariannya. Dedak bisa dicampur dengan bahan pakan lain seperti ampas tahu, pelet, tetes, dan jenis pakan lain.
Cara Membuat Pakan Lele dari Dedak yang Mudah
Pakan alternatif ini paling disukai oleh para pembudidaya karena pembuatannya mudah dan tidak membutuhkan banyak biaya. Selain itu, dedak dapat dipadukan dengan berbagai macam bahan lain sehingga nutrisi yang didapatkan akan lebih kompleks. Berikut beberapa cara membuat pakan lele dari dedak beserta bahan yang bisa Anda ikuti.
Membuat Pakan Lele menggunakan Bahan Dedak dan Pelet
Perpaduan antara dedak dan pelet sangat efektif untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ikan lele. Bahan yang perlu Anda siapkan adalah dedak halus, pelet, garam, minyak goreng, dan air. Anda bisa menyiapkan bahan sesuai dengan kebutuhan ikan lele.
Setelah itu, siapkan wadah berukuran besar yang nantinya digunakan untuk menaruh fermentasi dedak. Pelet berperan sebagai bahan tambahan yang digunakan untuk melembutkan tekstur dari dedak.
Sebaiknya, gunakan pelet yang mengandung 20 persen protein. Persentase protein dalam pelet penting untuk diperhatikan karena protein sangat dibutuhkan dalam tumbuh kembang ikan lele. Setelah menambahkan protein, tambahkan garam dapur secukupnya. Garam berfungsi sebagai pengawet yang akan menjaga nutrisi di dalamnya tetap bagus meski melewati proses memasak sekalipun.
Bahan terakhir yang perlu Anda tambahkan adalah minyak goring atau minyak sayur. Minyak berperan sebagai penambah aroma yang akan membuat pakan terasa lebih menyengat dan lezat. Tambahkan minyak goreng secukupnya saja untuk membuat aromanya bertahan lama.
Setelah semua bahan masuk, aduk hingga merata lalu tambahkan air secukupnya hingga adonan bertekstur seperti pasta.
Pindahkan adonan kedalam panci lalu kukus adonan hingga matang. Kukus selama kurang lebih satu jam hingga adonan berubah warna menjadi coklat tua dan aromanya mulai tercium. Matikan api, angkat dan biarkan di tempat terbuka agar adonan dedak menjadi dingin.
Jika sudah dingin, pindahkan pakan ke dalam wadah penyimpanan yang aman. Buat lubang-lubang kecil di bagian wadah agar air dapat mengalir atau menguap. Biarkan selama 24 jam agar pakan terfermentasi dengan sempurna.
Cara Membuat Pakan Lele Menggunakan Bahan Dedak dan Ikan Asin
Selain pelet, dedak juga bisa dicampur dengan ikan asin. Cara membuat pakan lele dari dedak dengan tambahan ikan asin sangat mudah untuk diterapkan. Sebelum membuatnya, pastikan Anda sudah mengumpulkan bahan-bahan yang akan digunakan terlebih dahulu. Bahan yang Anda butuhkan adalah dedak, pelet, ikan asin, garam, minyak sayur, dan air.
Penggunaan ikan asin dalam pakan ini dimaksudkan untuk memperkuat aromanya sehingga nafsu makan ikan akan bertambah. Aroma khas yang dikeluarkan dari pakan ini membuat lele menjadi sangat lahap saat memakannya.
Lihat: Pakan Lele Alternatif yang Murah dan Bergizi Tinggi
Setelah semua bahan siap, pastikan untuk menyiapkan panci dengan ukuran besar sebagai wadahnya. Pertama, rebus air terlebih dahulu, tunggu hingga air mendidih dan siap digunakan untuk memasak pakan. Jika sudah mendidih, masukkan pelet dan tunggu hingga meleleh. Setelah pelet berubah menjadi bubur, tambahkan dedak halus kemudian aduk hingga merata.
Tambahkan bahan lain seperti minyak sayur, ikan asin, dan garam. Aduk kembali hingga seluruh bahan pakan tercampur merata lalu tunggu sebentar hingga pakan kembali mendidih.
Jika sudah matang, angkat dan tiriskan adonan pakan kemudian tunggu hingga dingin. Untuk mempermudah pemberian pakan, bentuk adonan menjadi bulat-bulat seperti bakso.
Ikan asin merupakan salah satu bahan makanan yang sangat disukai lele. Perpaduan dedak, ikan asin, dan pelet pada pakan ini mampu mencukupi berbagai jenis nutrisi diantaranya energi, gula, serat, protein, magnesium, lemak, vitamin, kalsium, dan zat besi.
Cara Membuat Pakan Lele Mengunakan Dedak bekatul
Pemilihan pakan pabrik untuk budidaya lele akan sangat membantu pertumbuhan lele yang sehat. Kandungan gizi dan protein yang dibutuhkan untuk lele yang cepat besar terkandung komplit di pakan pabrikan.
Lihat: Pakan Lele Nutrisi Tinggi untuk Hasil Panen Melimpah
Demikianlah ulasan lengkap seputar dedak yang memiliki banyak manfaat sebagai pakan ikan lele. Dedak menjadi pakan alternatif andalan bagi para pembudidaya baik pemula maupun professional. Bagaimana? Tertarik menerapkan cara membuat pakan lele dari dedak ?





