Untuk memaksimalkan pertumbuhan ayam petelur sehingga jumlah produktivitas telur ayam meningkat, penting untuk memberikan pakan berkualitas, termasuk juga perlu memperhatikan komposisi takaran pakan ayam petelur agar sesuai dengan kebutuhan.
Peternak tidak bisa melakukan pemberian pakan ayam petelur asal kenyang saja tanpa memperhatikan kandungan nutrisinya. Sebab, pakan ayam pun memerlukan takaran nutrisi yang tepat agar ayam tetap produktif menghasilkan telur secara optimal.
Maka dari itu, peternak perlu menghitung komposisi pakan ayam petelur dengan tepat, sehingga bisa mengetahui kebutuhan pakan ayam petelur perhari tanpa mengesampingkan nutrisi yang dibutuhkan oleh ayam untuk tumbuh kembangnya.
Komposisi takaran pakan ayam petelur yang berlebihan bisa berpengaruh terhadap pertumbuhannya, ayam menjadi kurang produktif akibat komposisi lemak yang tidak sebanding dengan pembentukan telur pada ayam, hal inilah yang harus diperhatikan.
Komposisi Takaran Pakan Ayam Petelur
Adapun komposisi takaran pakan ayam petelur yang baik dan berkualitas adalah harus memenuhi kandungan nutrisi ayam, pakan yang diberikan harus bisa mendukung tumbuh kembang ayam petelur dan bisa menghasilkan produksi telur yang berkualitas.
Ada tiga cara memperoleh pakan dengan komposisi yang tepat, yaitu diantaranya pakan pabrikan yang siap konsumsi, pakan buatan dari bahan yang tersedia di sekitar lingkungan, serta pakan ayam dari perpaduan pakan pabrikan dan pakan buatan.
Selain itu, peternak juga bisa membuat pakan campuran konsentrat, jagung, dan bekatul. Dari bahan baku pakan ayam ini terdapat kandungan nutrisi yang dibutuhkan ayam sehingga perlu takaran yang tepat agar bisa mencapai nilai nutrisi yang seimbang.
Komposisi takaran pakan ayam jenis petelur dari campuran konsentrat, jagung dan bekatul memiliki perbandingan 35:50:15. Dimana 35% takaran konsentrat, 50% takaran jagung, dan 15% takaran bekatul. Meski komposisi takaran pakan ini tidak mutlak.
Setiap peternak memiliki takaran pakan ayam masing-masing sesuai dengan kebutuhannya, dengan mempertimbangan berbagai aspek mulai dari ketersediaan bahan baku pakan hingga harga pakan ayam di pasaran ikut mempengaruhi takaran pakan.

Menghitung Komposisi Pakan Ayam Petelur
Setelah mengetahui perbandingan komposisi pakan ayam di atas, selanjutnya peternak harus bisa memperkirakan jumlah takaran pakan ayam petelur yang dibutuhkan setiap harinya, yang mana disesuaikan dengan jumlah populasi dan umur ayam petelur.
Sebagai contoh untuk memudahkan proses perhitungan pakan ayam per hari, misalkan peternak memiliki populasi ayam petelur berjumlah 100 ekor dengan umur 15 minggu. Berapa kebutuhan pakan ayam petelur per harinya?
1. Jumlah Pakan Ayam Petelur Perhari
Untuk mengetahui jumlah pakan ayam petelur 100 ekor pada usia 15 minggu per hari, peternak bisa melakukan perhitungan kebutuhan pakan ayam dengan cara sebagai berikut:
Misalkan, konsumsi pakan ayam petelur usia 15 minggu per ekor adalah 75 gram per hari, maka kebutuhan pakan ayam untuk 100 ekor adalah 75 gram x 100 ekor = 7,5 kg per hari.
Jadi, kebutuhan pakan ayam petelur pada usia 15 minggu untuk 100 ekor adalah 7,5 kg per hari. Dengan hasil ini nantinya bisa didapatkan komposisi takaran campuran konsentrat, jagung dan bekatul yang tepat sesuai dengan kebutuhan ayam.
2. Takaran Pakan Ayam Petelur
Setelah mengetahui jumlah pakan ayam petelur 100 ekor per hari, yaitu 7,5 kg per hari. Selanjutnya menghitung komposisi takaran pakan ayam petelur untuk konsentrat, jagung dan bekatul. Adapun cara perhitungannya sebagai berikut:
Untuk menghitung takaran konsentrat dengan komposisi sebanyak 35%, maka kebutuhan konsentrat per hari bisa diketahui dengan perhitungan 35 x 7,5 : 100 = 2,625 kg
Sementara untuk menghitung takaran jagung dengan komposisi sebanyak 50%, maka kebutuhan jagung per hari bisa diketahui dengan perhitungan 50 x 7,5 : 100 = 3,75 kg
Kemudian untuk menghitung takaran bekatul dengan komposisi sebanyak 15%, maka kebutuhan bekatul per hari bisa diketahui dengan perhitungan 15 x 7,5 : 100 = 1,125 kg
Jadi, ketika peternak memiliki ayam petelur sebanyak 100 ekor usia 15 minggu, maka peternak membutuhkan pakan dengan takaran 7,5 kg per hari, terdiri dari campuran konsentrat sebanyak 2,625 kg, jagung sebanyak 3,75 kg, dan bekatul sebanyak 1,125 kg.
Sebagai catatan, perhitungan pakan Ayam Petelur ini tidak mutlak. Sebab, semakin besar dan usia ayam petelur bertambah, maka kebutuhan pakan juga semakin meningkat, begitu pula sebaliknya. Perhitungan diatas hanya perkiraan saja.
Pemberian pakan ayam petelur untuk 100 ekor pada usia 15 minggu dengan pakan campuran konsentrat, jagung dan bekatul. Peternak harus menyiapkan kebutuhan pakan per harinya sebanyak 7,5 kg, dengan takaran pakan yang tepat sesuai kebutuhan.
Adapun komposisi pakan ayam petelur untuk campuran konsentrat sebanyak 2,625 kg, jagung sebanyak 3,75 kg, dan bekatul sebanyak 1,125 kg. Meskipun takaran pakan ayam ini tidak mutlak, setiap peternak memiliki perhitungannya masing-masing.
Lihat: Rekomendasi Pakan Ayam Petelur
Komposisi Pakan Ayam Petelur
Demikian informasi yang bisa disampaikan terkait dengan perhitungan komposisi takaran pakan ayam petelur, terpenting pemberian pakan ayam harus sesuai takaran agar ayam bisa berkembang dengan baik dan produktif menghasilkan telur secara optimal.





