Mencampur Pakan Udang Guna Tingkatkan Kecernaan

Manajemen pakan merupakan salahsatu penentu keberhasilan budidaya, termasuk di tambak udang. Berbagai cara dilakukan petambak untuk mengoptimalkan pemberian pakan dengan meningkatkan kecernaan serta memaksimalkan pakan yang dikonsumsi oleh udang guna menekan FCR.

Seperti yang dilakukan Khamim Khusaini, teknisi pendampingan tambak Aretha Farm di Lombok yang melakukan pencampuran pakan dengan probiotik dan vitamin untuk meningkatkan kecernaan pakan pada udang.

Pakan udang yang berasal dari pabrikan umumnya sudah diformulasi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan udang. Namun menurut pria yang akrab disapa Amik ini, berdasarkan pengalaman selama menjadi teknisi, pakan yang dicampur dengan bahan lain seperti probiotik maupun vitamin dapat membuat pakan menjadi lebih lunak sehingga akan membuat pakan lebih mudah dicerna/ diserap usus. Pencampuran pakan ini bisa dilakukan sejak awal budidaya hingga menjelang panen.

Metode Campur Pakan Udang

Amik menjelaskan, umumnya yang dilakukan oleh petambak atau teknisi adalah fermentasi pakan. Tapi menurutnya, proses fermentasi membutuhkan waktu yang lebih lama atau sekitar 48 jam paling cepat. Dengan waktu yang cukup lama ini maka stok pakan harus tersedia untuk 3 hari ke depan sehingga untuk area yang jauh dari pabrik akan membutuhkan gudang pakan yang lebih besar. Oleh karena itu Ia menyebut proses pencampuran pakan yang dilakukannya dengan semi fermentasi atau sebut saja campuran pakan.

Lihat: Cara Menggunakan EM4 Untuk Tambak Udang

Proses diawali dengan melakukan kultur probiotik yang kandungan utamanya Bacillus serta enzim selama 24 jam. Untuk takarannya,  ada yang menggunakan 300-500 gram per 1000 liter tergantung kebutuhan. Tiap teknisi biasanya punya formulasi sendiri terkait takaran untuk vitamin dan probiotik yang dicampur dalam pakan.  “Jika sudah, 1,5 liter hasil kultur dicampur ke 25 kilo pakan kemudian dicampur dengan vitamin,” jelas pria asli Lumajang ini. Untuk jenis vitamin bisa berbagai macam mulai dari vitamin C, Vitamin B, dll yang bentuknya bubuk maupun cair. Proses pencampuran pakan bisa dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin pencampur. Hanya saja Amik mengingatkan, untuk pakan yang berbentuk pelet/ crumble, jika pencampuran dilakukan secara manual kadang campuran kurang rata dan menggumpal sedangkan jika menggunakan mesin pencampur maka hasilnya lebih merata dan cepat kering.

Pelet pakan udang berbentuk crumble

Berdasarkan bentuk pakan, terdapat 2 metode pencampuran pakan yang biasanya dilakukan. Pertama, jika pakan yang diberikan masih dalam bentuk mesh, biasanya pencampuran pakan dilakukan secara manual sesaat sebelum pemberian pakan di kolam oleh anak tambak. Hal ini juga berfungsi mencegah pakan mesh berhamburan saat akan ditebar. Karena dengan dicampur hasil kultur dan vitamin, pakan mesh menjadi agak basah dan lebih mudah dalam proses pemberiannya ke kolam.

Saat udang mencapai umur 20 hari dan mulai masuk pakan pelet/ crumble serta akan menggunakan autofeeder, maka pencampuran pakan dilakukan dengan metode berbeda. Sebelum pakan masuk autofeeder, agar tidak menggumpal di dalam, metode pencampurannya adalah pakan yang sudah di dalam mesin pencampur pakan, disemprot dengan campuran probiotik dan vitamin. Jika sudah setengah kering, baru masuk ke dalam autofeeder. Biasanya, anak tambak akan melakukan pencampuran pagi hari, untuk pemberian pakan di malam hari dan pencampuran di malam hari untuk pakan di pagi hari. “Makanya bukan fermentasi karna gak sampai 48 jam,” klaim Amik.

Bagi Amik, keuntungan melakukan pencampuran pakan udang dengan semi fermentasi dan vitamin adalah dapat meningkatkan kecernaan pakan yang pada akhirnya bisa membantu menekan FCR. Sedangkan jika dikaitkan dengan pencegahan penyakit, menurutnya lebih ke antisipasi. “Penambahan probiotik bisa juga untuk meningkatkan kekebalan tubuh, dan vitamin untuk meningkatkan nafsu makan sehingga udang lebih sehat dan tidak rentan terkena penyakit,” pungkasnya.

Share your love
Pakan Pabrik
Pakan Pabrik

Pakanpabrik.com hadir guna memenuhi kebutuhan informasi seputar pakan ternak [unggas, akuakultur, swine, ruminansia dan petfood].
Dengan segmen yang sangat khusus dan spesifik, pakanpabrik.com menyajikan serba-serbi industri pakan ternak dan hewan kesayangan Anda.

Articles: 544