Pakan, menjadi salahsatu faktor yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan pertumbuhan anabul kesayangan. Bagi cat lover, memilih pakan dan menentukan metode pemberiannya terkadang menjadi tantangan tersendiri. Seperti yang dirasakan Dwi Amanda Utami, cat lover yang sejak awal tahun ini mulai pelihara kucing. Di awal-awal, wanita yang akrab disapa Manda ini sering merasa khawatir tidak mencukupi kebutuhan pakan kucingnya dan juga takut kucingnya kurang gizi.
Setelah beberapa waktu, Manda menerapkan metode pemberian pakan yang menurutnya paling tepat untuk kucingnya. Ia mulai dengan mengikuti petunjuk di kemasan dry food sehingga tidak asal tuang pakan ke tempat makan. Manda mencontohkan, misal berat kucing 4,5 kg, di kemasan ada petunjuk untuk kucing dengan berat tersebut maka anjuran pakan per harinya sekitar 80 gram (contoh). “Kemudian Aku benar-benar timbang pakan sebanyak 80 gram dan itulah yang Ku berikan pada kucing per harinya,” jelas Manda.
Untuk jenis pakan, saat ini Manda menyesuaikan dengan kebutuhan kucingnya berdasarkan pengalaman terakhir saat kucingnya sempat mengalami feses lembek selama beberapa minggu. Setelah 5 hari pasca dibawa ke dokter tidak ada perubahan, Manda mencari tahu via internet terkait pakan khusus masalah pencernaan (gastrointestinal). “Setelah Ku ganti dengan pakan khusus gastrointestinal, dalam 2 hari fesesnya sudah normal,” klaim Manda. Selain itu, Ia juga mempelajari bahwa kucingnya harus diberi pakan grain free yaitu pakan yang tidak mengandung biji-bijian untuk menghindari masalah pencernaan lainnya.
Kombinasi dengan Pakan Buatan
Kombinasi dengan Pakan Buatan
Selain dry food, untuk menghindari kebosanan tak jarang pemilik kucing mengombinasikan pakan dengan wet food, liquid snack dan juga pakan buatan/ olahan sendiri. Manda termasuk yang melakukan kombinasi pemberian pakan agar kucingnya tidak bosan. “Kadang Aku berikan liquid snack atau sedikit ayam rebus/ikan rebus dan juga wet food,” jelasnya. Walaupun, lanjut Manda, menurut dokter hewan yang pernah dikunjunginya pakan dry food dengan merk tertentu sudah mencukupi untuk asupan gizi per hari, tetapi Manda tetap melakukan kombinasi pemberian pakan. Terutama untuk yang buatan sendiri, Ia memberikan rebusan ayam atau ikan tanpa tulang dan tanpa bumbu kombinasi pakan kucing agar tetap sehat.
Kombinasi dengan Pakan Buatan
Selain dry food, untuk menghindari kebosanan tak jarang pemilik kucing mengombinasikan pakan dengan wet food, liquid snack dan juga pakan buatan/ olahan sendiri. Manda termasuk yang melakukan kombinasi pemberian pakan agar kucingnya tidak bosan. “Kadang Aku berikan liquid snack atau sedikit ayam rebus/ikan rebus dan juga wet food,” jelasnya. Walaupun, lanjut Manda, menurut dokter hewan yang pernah dikunjunginya pakan dry food dengan merk tertentu sudah mencukupi untuk asupan gizi per hari, tetapi Manda tetap melakukan kombinasi pemberian pakan. Terutama untuk yang buatan sendiri, Ia memberikan rebusan ayam atau ikan tanpa tulang dan tanpa bumbu memilih pakan untuk kucing persia.
Kombinasi dengan Pakan Buatan
Selain dry food, untuk menghindari kebosanan tak jarang pemilik kucing mengombinasikan pakan dengan wet food, liquid snack dan juga pakan buatan/ olahan sendiri. Manda termasuk yang melakukan kombinasi pemberian pakan agar kucingnya tidak bosan. “Kadang Aku berikan liquid snack atau sedikit ayam rebus/ikan rebus dan juga wet food,” jelasnya. Walaupun, lanjut Manda, menurut dokter hewan yang pernah dikunjunginya pakan dry food dengan merk tertentu sudah mencukupi untuk asupan gizi per hari, tetapi Manda tetap melakukan kombinasi pemberian pakan. Terutama untuk yang buatan sendiri, Ia memberikan rebusan ayam atau ikan tanpa tulang dan tanpa bumbu memilih pakan untuk kucing persia makanan kucing.
Hal senada disampaikan Dokter hewan praktisi hewan kesayangan yang praktek di bilangan Yogyakarta area barat. Menurutnya, ikan, ayam, daging sapi boleh diberikan dengan cukup direbus tanpa garam tanpa bumbu dan pastikan bebas duri-tulang. Hindari ikan yang diasinkan/ diawetkan serta ikan pindang yang di keranjang. “Karena kandungan garamnya tinggi, dan garam itu tidak baik untuk kucing,” tegasnya. Ia juga sampaikan untuk ikan, jenis tawar lebih bagus dari ikan laut untuk makanan kucing.
Kombinasi dengan Pakan Buatan
Selain dry food, untuk menghindari kebosanan tak jarang pemilik kucing mengombinasikan pakan dengan wet food, liquid snack dan juga pakan buatan/ olahan sendiri. Manda termasuk yang melakukan kombinasi pemberian pakan agar kucingnya tidak bosan. “Kadang Aku berikan liquid snack atau sedikit ayam rebus/ikan rebus dan juga wet food,” jelasnya. Walaupun, lanjut Manda, menurut dokter hewan yang pernah dikunjunginya pakan dry food dengan merk tertentu sudah mencukupi untuk asupan gizi per hari, tetapi Manda tetap melakukan kombinasi pemberian pakan. Terutama untuk yang buatan sendiri, Ia memberikan rebusan ayam atau ikan tanpa tulang dan tanpa bumbu mengenal pakan recovery untuk anjing dan kucing.
Hal senada disampaikan Dokter hewan praktisi hewan kesayangan yang praktek di bilangan Yogyakarta area barat. Menurutnya, ikan, ayam, daging sapi boleh diberikan dengan cukup direbus tanpa garam tanpa bumbu dan pastikan bebas duri-tulang. Hindari ikan yang diasinkan/ diawetkan serta ikan pindang yang di keranjang. “Karena kandungan garamnya tinggi, dan garam itu tidak baik untuk kucing,” tegasnya. Ia juga sampaikan untuk ikan, jenis tawar lebih bagus dari ikan laut untuk makanan kucing.
Ia juga menyarankan agar tidak digoreng atau dicampur dengan nasi karena pada dasarnya kucing adalah karnivor sejati, pemakan daging sepenuhnya. Beda dengan anjing atau manusia yang makan biji-bijian, buah, sayur, dll (omnivor). Untuk pemberian pakannya diusahakan agar dirolling, jangan satu macam terus menerus, karena bisa meningkatkan risiko defisiensi mineral tertentu. “Karena satu macam daging kaya akan nutrien tertentu tapi minim nutrien yang lain. Kalo rolling maka akan terpenuhi. Bahkan beberapa pawrent yang mau repot suka bikin jeli. Daging direbus, diblender lalu dibuat jeli/agar-agar. Kemudian di stok di kulkas bisa untuk 3 hari,” sarannya.







