Ikan nila bangkok dikenal dengan dagingnya yang gurih dan lebih tebal sehingga banyak yang mengatakan nikmatnya di atas rata-rata ikan nila biasa. Bagaimana tidak? Dengan bentuknya yang super jumbo, berwarna merah dan lebih besar dibandingkan nila pada umumnya tentu saja akan menerbitkan selera para penikmat daging ikan.
Keunggulan Ikan Nila Bangkok
Sebagian besar penikmat yang menyatakan bahwa ikan nila bangkok sangat disukai karena dagingnya yang lezat, tebal serta harganya cukup ekonomis.
Selain itu pula ikan ini ini dapat juga dipelihara sebagai ikan hias karena keelokannya. Warna merah menyala membuat ikan ini cocok di pelihara pada akuarium atau kolam buatan.
Oleh karena permintaannya yang dari hari ke hari semakin meningkat, maka banyak kelompok pembudidaya ikan yang tertarik mengembangkan usaha beternak nila bangkok.
Budidaya ikan nila bangkok sangat mudah karena tidak berbeda jauh dengan ternak ikan nila jenis lainnya.

Selain cara permintaan yang meningkat faktor yang mendorong para peternak ikan untuk membudidayakan ikan nila merah bangkok ini adalah keuntungan yang dapat diperoleh per kg hasil panen.
Dalam hitungan kasar, laba yang dapat diraup sekali panen sekitar Rp7.000 sampai Rp8.000 per kilo nila bangkok. Jika dikalikan dengan jumlah hasil panenan nilainya akan mencapai angka fantastis.
Dengan menggunakan metode pemeliharaan yang tepat maka peternak dapat menghasilkan 1 sampai 2 kuintal hasil panen ikan nila merah bangkok ini.
Anda dapat memperoleh keuntungan tersebut dalam jangka waktu sekitar 4 sampai 6 bulan. Karena pada umumnya ikan nila merah bangkok yang akan dipanen memiliki ukuran 300 sampai 500 gram per ekornya.
Budidaya Nila Merah Bangkok
Anda yang berniat untuk membudidayakan nila merah bangkok memiliki dua pilihan yaitu dengan cara sistem bioflok nila ataupun aquaponik. Cara ini tentu tidak menyulitkan karena pada umumnya pemeliharaan ikan nila biasa dapat dilakukan menggunakan kedua metode tersebut.
Hal penting yang perlu Anda perhatikan dalam memelihara nila bangkok adalah pengecekan air kolam dimana kebersihan serta suhunya harus diperhatikan.
Anda disarankan untuk menggunakan air yang bersumber dari sumur atau air tanah. Hindarilah penggunaan air PAM atau berkaporit karena dapat mengganggu keseimbangan pH dan dapat mengakibatkan bibit nila bangkok tidak dapat bertahan.
Hal kedua yang harus Anda perhatikan adalah pemberian pakan yang dilakukan dua kali sehari sesuai dengan takaran umur ikan nila merah bangkok tersebut. Lakukanlah pada pagi hari sekitar pukul 09.00 dan pukul 16.00 pada saat sore hari.
Pembudidayaan ikan nila merah bangkok ini pun lebih mudah karena tidak perlu ada sortiran setiap sebulan sekali karena yang paling utama adalah keadaan air untuk mendukung pembenihan sampai waktu panen ikannya.
Jika Anda ingin memulai ternak ikan nila bangkok siapkanlah sebuah kolam yang berukuran 2,5 meter x 4,meter yang dapat diisi 400 sampai 500 ekor ikan.
Untuk budidaya indukan nila bangkok maka buatlah satu kolam lagi yang berukuran lebih besar yang dapat diisi hingga 800 ekor indukan.
Ketika akan memanen pastikanlah berat ikan tidak jauh berbeda satu dengan yang lainnya. gunakanlah saringan serta ember yang memadai sehingga badan ikan nila tidak cacat karena terkena gesekan benda tajam tersebut sehingga harganya akan sangat bagus saat dijual dipasar.
Anda dapat memanfaatkan tren permintaan ikan nila bangkok yang tinggi ini. Kesempatan budidaya ikan nila bangkok terbuka lebar sebagai ikan nila konsumsi atau ikan nila hias di rumah.







